-->

350 Personel Gabungan Turun ke Sungai Martapura, Kapolda Kalsel Pimpin Aksi ASRI Sambut HUT Bhayangkara

Redaksi
, Juni 05, 2026 WIB Last Updated 2026-06-05T09:23:41Z
---

 



MEDIAWARTA.NET BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan mengerahkan 350 personel gabungan dalam aksi penataan kawasan bantaran dan perairan Sungai Martapura, Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin itu menjadi tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia mengenai gerakan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.


Kegiatan diawali dengan apel gabungan Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dihadiri Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Kepala BNNP Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, para pejabat utama Polda Kalsel, serta unsur pemerintah dan lembaga terkait.


Program yang digagas Direktorat Polairud Polda Kalsel tersebut memperlihatkan kolaborasi lintas instansi. Sejumlah pihak yang terlibat antara lain Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, TNI, Kejaksaan, BNPB, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Pelindo.


Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan Kapolda menegaskan kegiatan tersebut merupakan implementasi langsung instruksi Presiden untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan kawasan publik.


“Pagi ini kami melaksanakan tindak lanjut arahan Bapak Presiden terkait gerakan menjaga kebersihan lingkungan. Agenda ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80,” kata Rosyanto.


Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi aksi kedua yang dilaksanakan Polda Kalsel setelah sebelumnya menggelar program serupa di kawasan Lapangan Kamboja. Pada kesempatan kali ini, perhatian difokuskan pada Sungai Martapura yang memiliki posisi penting bagi kehidupan masyarakat Banua.


Pemilihan Sungai Martapura bukan tanpa alasan. Selain menjadi ikon Kalimantan Selatan, jalur perairan tersebut masih dimanfaatkan warga sebagai sarana transportasi, pusat aktivitas perdagangan, hingga destinasi wisata yang menjadi daya tarik daerah.


Melalui gerakan bersama itu, seluruh peserta berharap kondisi Sungai Martapura tetap terpelihara sehingga fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi yang melekat pada sungai tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.


Aksi yang melibatkan ratusan personel dan berbagai elemen itu juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga wajah Kota Banjarmasin sebagai kota sungai serta memperkuat budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.


Editor Cor 

Komentar

Tampilkan

Terkini