-->

Banjarmasin Catat 77 Kebakaran Lahan, Kapolresta Minta Tambahan Pompa dan Selang Pemadam

Redaksi
, Oktober 16, 2026 WIB Last Updated 2026-10-16T00:07:18Z
---

 


MEDIAWARTA.NET,BANJARMASIN – Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin meminta penguatan sarana pemadam dan koordinasi lintas instansi untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data BPBD Kota Banjarmasin yang disampaikannya, sekitar 77 kejadian kebakaran lahan tercatat sejak Agustus hingga pertengahan Oktober 2026.


Pernyataan itu disampaikan Riza saat mengikuti arahan pimpinan daerah mengenai optimalisasi peran lurah dan kepala desa dalam penanggulangan karhutla di Auditorium Polda Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Kamis (15/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR dan 52 lurah se-Kota Banjarmasin.


Riza mengatakan, keterbatasan akses menuju titik api menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Di sejumlah lokasi, terutama di belakang permukiman, kendaraan pemadam berukuran besar tidak dapat menjangkau sumber kebakaran.


Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Banjarmasin dapat mendukung pengadaan peralatan tambahan, seperti pompa air atau alkon dan selang pemadam. Peralatan tersebut dinilai penting agar personel kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran dan relawan tetap dapat menjangkau titik api yang sulit diakses kendaraan.


“Ketika kebakaran terjadi di sekitar permukiman atau di belakang permukiman, terkadang kendaraan besar seperti AWC tidak bisa masuk. Mudah-mudahan dari Pemko bisa membantu peralatan seperti alkon dan selang,” ujar Riza.


Menurut dia, meski Banjarmasin tidak memiliki kawasan hutan yang luas, kebakaran lahan tetap menjadi ancaman, terutama jika terjadi di sekitar permukiman dan wilayah perbatasan. Penanganan yang terlambat berpotensi memperluas dampak kebakaran serta meningkatkan paparan asap bagi masyarakat.


Polresta Banjarmasin, kata dia, turut mendukung penanganan karhutla melalui Operasi Aman Nusa Intan II. Dukungan itu mencakup bantuan pemadaman di wilayah tetangga berdasarkan rayonisasi, bersama Direktorat Samapta Polda Kalimantan Selatan, Satuan Brimob Polda Kalimantan Selatan, dan Polres Barito Kuala.


Di wilayah Banjarmasin sendiri, kepolisian bersiaga bersama BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, dan relawan melalui posko penanggulangan karhutla di wilayah Banjarmasin Utara, Banjarmasin Timur, dan Banjarmasin Selatan.


Upaya tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pengerahan personel ketika api muncul. Kesiapan peralatan, akses menuju lokasi, koordinasi antarlembaga, serta keterlibatan pemerintah di tingkat kelurahan menjadi faktor penting dalam mempercepat pemadaman.


Polresta Banjarmasin menyatakan akan terus mendukung pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah kota maupun daerah tetangga sesuai pembagian rayonisasi. Penguatan sarana dan koordinasi diharapkan dapat menekan dampak kebakaran, termasuk ancaman kabut asap terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.


Editor Ahm 

Komentar

Tampilkan

Terkini