![]() |
| Humas Polres Tabalong |
MEDIAWARTA.NET,TABALONG – Kepolisian Resor (Polres) Tabalong terus memantau perkembangan banjir akibat luapan Sungai Tabalong dan tingginya curah hujan di sejumlah kecamatan. Pemantauan dilakukan sejak Senin, 29 Desember 2025, melalui jajaran Polsek di wilayah terdampak.
Di Kecamatan Bintang Ara, debit Sungai Tabalong Kiwa terpantau menurun signifikan. Sejumlah titik yang sebelumnya terendam, seperti Kampung Pudjung Pasar, Kampung Mantuyup, Jembatan Muyuh Desa Usih, hingga Desa Waling, kini bebas genangan. Aktivitas warga dan arus lalu lintas telah kembali normal.
Sementara di Banua Lawas, air Sungai Tabalong sempat menggenangi Jalan Raya Desa Sei Anyar RT 01–04 dengan ketinggian 10 hingga 15 sentimeter. Meski masih dapat dilalui kendaraan, tiga rumah warga terdampak genangan. Pada malam hari, debit air dilaporkan mulai berangsur surut.
Kondisi berbeda terjadi di Murung Pudak. Luapan Sungai Tabalong kembali merendam permukiman warga di Kelurahan Belimbing, khususnya kawasan Pangkalan Pamasiran.
Puluhan rumah terdampak dengan ketinggian air bervariasi hingga mencapai dua meter. Aparat kepolisian setempat telah menyalurkan bantuan sembako dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk penanganan lanjutan.
Di Kelua, genangan air terjadi di sejumlah desa dan kelurahan sepanjang aliran sungai. Air masuk ke badan jalan dan halaman rumah warga dengan ketinggian rata-rata sekitar 15 sentimeter. Kendati demikian, lalu lintas masih dapat dilalui, dan warga diminta tetap waspada.
Untuk wilayah Tanta, debit Sungai Tabalong dan Sungai Mangkusip tercatat mengalami kenaikan, namun belum berdampak langsung ke permukiman. Personel Polsek setempat terus melakukan pemantauan intensif mengingat curah hujan masih cukup tinggi.
Di Muara Harus, luapan sungai menggenangi desa-desa di bantaran sungai. Ketinggian air di halaman rumah mencapai 50 sentimeter hingga satu meter, sementara sebagian rumah terendam setinggi 5–10 sentimeter. Hingga kini, belum dilaporkan adanya korban jiwa maupun warga yang mengungsi.
Sedangkan di Tanjung, banjir berdampak pada sejumlah kelurahan dan desa dengan ratusan kepala keluarga terdampak. Sebagian warga memilih bertahan di rumah dengan mengamankan diri di lantai atas, sambil menunggu perkembangan situasi dan distribusi bantuan.
Di Pugaan, debit Sungai Tabalong juga terpantau meningkat. Sejumlah halaman rumah warga mulai tergenang sehingga patroli dan pemantauan rutin terus dilakukan sebagai langkah antisipasi.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui PS Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Joko Sutrisno mengatakan kepolisian meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir susulan.
“Polres Tabalong bersama jajaran terus melakukan monitoring, memberikan imbauan kepada masyarakat, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Kami mengimbau warga tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Editor Cor

