;head> https://schema.org Antrean Solar Mengular, AKBP Wahyu Ismoyo Sidak SPBU dan Dalami Dugaan Pelanggaran

test

Antrean Solar Mengular, AKBP Wahyu Ismoyo Sidak SPBU dan Dalami Dugaan Pelanggaran

Redaksi
Kamis, 21 Mei 2026

Istimewa 


MEDIAWARTA.NET,TABALONG — Keluhan sopir truk terkait antrean panjang dan kelangkaan BBM subsidi jenis solar di Kabupaten Tabalong memicu inspeksi mendadak aparat kepolisian. Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana turun langsung ke SPBU Maburai, Kamis pagi, 21 Mei 2026.


Dalam sidak tersebut, AKBP Wahyu Ismoyo didampingi Wakapolres Tabalong Kompol H. Hasanudin. Keduanya bergerak setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan call center 110 mengenai antrean panjang kendaraan di SPBU tersebut.


Saat tiba di lokasi, polisi menemukan perselisihan antara sopir truk dan pengawas SPBU terkait pengisian BBM subsidi jenis solar. Sejumlah sopir mengaku diminta membeli solar dengan harga di atas ketentuan normal serta dicampur dengan dexlite.


Salah seorang sopir berinisial D menyebut praktik itu telah berlangsung cukup lama. Pengakuan tersebut juga dibenarkan beberapa sopir lain yang berada di lokasi antrean.


Di sisi lain, pengawas SPBU Maburai berinisial M menyatakan antrean panjang terjadi karena banyak sopir tidak dapat menunjukkan barcode pengisian BBM subsidi. Menurutnya, sejumlah barcode milik sopir dalam kondisi terblokir sehingga pihak SPBU menolak pengisian di luar prosedur.


Untuk mencegah situasi memanas, polisi membawa perwakilan sopir dan pihak pengawas SPBU ke Mapolres Tabalong guna dimintai keterangan lebih lanjut.


Setelah dilakukan mediasi dan pemberian imbauan, pengisian solar kembali berjalan tertib. Pihak SPBU juga diminta menyalurkan BBM subsidi sesuai aturan yang berlaku.


Usai dari SPBU Maburai, AKBP Wahyu Ismoyo melanjutkan pengecekan ke SPBU Kasiau. Dalam sidak tersebut, ia menegaskan agar pengelola SPBU menjual solar sesuai harga standar serta melarang praktik pencampuran solar dengan dexlite.


Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo mengatakan kepolisian akan mendalami dugaan pelanggaran dalam distribusi BBM subsidi jenis solar.


“Apabila ditemukan adanya pelanggaran ataupun penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, tentu akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” kata Iptu Heri.


Polres Tabalong juga mengimbau pengelola SPBU dan masyarakat mematuhi aturan distribusi BBM subsidi agar tidak menimbulkan keresahan. Polisi disebut akan meningkatkan monitoring di sejumlah SPBU di wilayah Tabalong untuk memastikan penyaluran solar berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran.


Editor Cor 

Related Posts