-->

Kebakaran Beruntun di Tabalong Jadi Sorotan, Kapolres Turun Tangan Gelar Rapat Khusus

Redaksi
, Juni 11, 2026 WIB Last Updated 2026-06-11T06:01:48Z
---

 

Istimewa 

TABALONG, MEDIAWARTA.NET – Fenomena kebakaran yang terus berulang di wilayah Kabupaten Tabalong dalam beberapa bulan terakhir mendapat perhatian serius dari Polres Tabalong. Tercatat sedikitnya 18 peristiwa kebakaran terjadi sejak Februari hingga Juni 2026 di sejumlah kecamatan.


Data yang dihimpun menunjukkan, Kecamatan Tanta menjadi wilayah dengan angka kejadian tertinggi yakni 12 kasus kebakaran selama periode Februari hingga Juni 2026. Sementara itu, Kecamatan Murung Pudak mencatat lima kejadian pada Mei hingga Juni 2026, dan satu kejadian lainnya terjadi di Kecamatan Tanjung pada Juni 2026.


Tingginya frekuensi kebakaran tersebut membuat Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, memberikan perhatian khusus. Untuk mendalami penyebab berbagai peristiwa tersebut, Satreskrim Polres Tabalong telah berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan guna melakukan pemeriksaan dan analisis di sejumlah lokasi kebakaran.


Sebagai tindak lanjut, Kapolres memimpin rapat mendadak bersama para pejabat utama Polres Tabalong di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026) siang. Agenda utama rapat adalah membahas pola dan penyebab kebakaran yang terjadi di wilayah hukum Polres Tabalong.


Dalam forum tersebut, Kapolsek Tanta Ipda Aris Sufahriadi, S.H., M.H., memaparkan sejumlah kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Tanta. Mengingat tingginya angka kejadian di kecamatan tersebut, diperlukan kajian dan analisis lebih mendalam untuk mengetahui faktor penyebab maupun kemungkinan pola yang muncul.


Dari hasil pemaparan, terdapat sembilan kejadian yang mendapat perhatian khusus dan lima kejadian yang menjadi atensi utama untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran.


Untuk memperkuat langkah pencegahan, Kabag Ops Polres Tabalong Kompol Abdul Fatah, S.Pd., M.M., menyampaikan sejumlah strategi yang akan dijalankan. Seluruh Kapolsek jajaran diminta berkoordinasi dengan Forkopimca untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Satkamling), melakukan pendataan rumah kosong atau tidak berpenghuni, serta berkoordinasi dengan pihak PLN terkait keamanan instalasi listrik.


Selain itu, kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran juga menjadi perhatian. Mengingat mayoritas kebakaran terjadi pada malam hari, Polres Tabalong mendorong pemerintah desa bersama Bhabinkamtibmas untuk menghidupkan kembali ronda malam dan meningkatkan kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan.


Melalui Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., Kapolres Tabalong mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.


“Masyarakat kami harapkan selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” ujar Iptu Heri.


Polres Tabalong menegaskan akan terus melakukan langkah preventif, pengawasan, serta penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.


Editor Cor 



Komentar

Tampilkan

Terkini