![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET,Balangan, — Halaman Polsek Halong dipenuhi semangat kebersamaan saat lomba menyumpit digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga ruang mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjaga warisan budaya lokal agar tetap hidup.
Kapolres Balangan, AKBP Dr. Yulianor Abdi, S.H., S.I.K., M.H., membuka kegiatan secara resmi didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Balangan, Ny. Vina Yulianor Abdi. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Plt. Ketua DAD Provinsi Kalimantan Selatan Mandan, Ketua DAD Kabupaten Balangan Syahdi, perwakilan KORMI Balangan, unsur Forkopimcam Halong, tokoh adat, hingga masyarakat setempat. Pembukaan ditandai dengan penyumpitan simbolis ke arah sasaran oleh Kapolres dan rombongan.
Sebanyak 30 pelajar dari berbagai tingkatan di Kecamatan Halong ambil bagian dalam lomba ini. Mereka didampingi 10 juri dari Komunitas Sumpit Ipu Jaring Langit Dayak Meratus, Desa Kapul. Perlombaan dibagi dalam sejumlah kategori, mencerminkan antusiasme generasi muda terhadap olahraga tradisional tersebut.
Pada kategori eksibisi perorangan putra, Gupen meraih juara pertama, disusul Syahdi di posisi kedua. Kapolres Balangan turut meramaikan dengan menempati posisi ketiga, diikuti Diancon dan Mandan di urutan berikutnya.
Di tingkat pelajar, Alex keluar sebagai juara pertama kategori SD putra, sementara Wineyni Kantila Maya Alianto menjadi yang terbaik di kategori SD putri. Untuk kategori SMP/SMA putra, Cristiano berhasil meraih posisi puncak. Sementara itu, Yolanda Erlin menjadi juara pertama pada kategori SMP/SMA putri.
Kapolres Balangan menegaskan pentingnya menjaga tradisi menyumpit agar terus dikenal dan dipertandingkan. Menurutnya, selain mengandung nilai budaya, olahraga tradisional ini juga berpotensi melahirkan atlet-atlet berbakat. Ia juga menekankan bahwa kegiatan semacam ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Balangan.
Editor cor


