-->

DVI Identifikasi 16 Jenazah Korban KM Virgo, 71 Orang Meninggal

Redaksi
, September 28, 2026 WIB Last Updated 2026-09-28T14:08:36Z
---

 



MEDIAWARTA.NET,BANJARMASIN — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan mengidentifikasi 16 jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 hingga Senin,(28/09/2026).. Dari 243 penumpang sesuai manifes, sebanyak 179 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan 71 meninggal dunia. Sebanyak 64 penumpang masih dicari tim SAR gabungan.


Informasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin yang dihadiri Polda Kalsel, Basarnas, Jasa Raharja, serta perwakilan KM Virgo Transport 8.


Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengatakan 16 jenazah yang baru teridentifikasi merupakan bagian dari 70 jenazah yang telah diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Dengan tambahan tersebut, total jenazah yang berhasil diidentifikasi mencapai 41 orang.


"Hari ini kita melaksanakan rilis yang ketujuh. Dari total jenazah yang telah diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin sebanyak 70 jenazah, hari ini ada 16 jenazah yang berhasil teridentifikasi, sehingga total korban teridentifikasi hingga saat ini berjumlah 41 orang," ujar Nur Khamid.


Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol Wahyu Idayati mengatakan proses identifikasi menghadapi tantangan karena kondisi sejumlah jenazah mengalami pembusukan dan perubahan fisik.


Tim DVI menggunakan data medis sekunder, pemeriksaan gigi, properti pribadi seperti perhiasan, serta dokumen identitas untuk memastikan kecocokan data korban.


Sementara itu, pencarian di lokasi kejadian masih terkendala kondisi bangkai kapal yang labil. Basarnas menyebut situasi tersebut membatasi ruang gerak penyelam, terutama untuk menjangkau bagian dalam kapal.


"Kondisi kapal masih labil, sehingga sangat berisiko bagi penyelam untuk menyelusuri tempat-tempat yang tidak terjangkau. Penyelam belum berani masuk lebih dalam dan baru menyusuri area yang aman dijangkau," ujar perwakilan Basarnas.


Jasa Raharja menyatakan santunan bagi keluarga korban yang telah teridentifikasi mulai disalurkan. Verifikasi ahli waris dilakukan bersama kepolisian dan Basarnas.


Jenazah yang identitasnya telah dipastikan kemudian diserahterimakan kepada keluarga untuk dimakamkan di daerah asal masing-masing.


Operasi SAR tetap dilanjutkan untuk menemukan penumpang yang masih belum diketahui keberadaannya.


Editor Ahm 

Komentar

Tampilkan

Terkini