-->

Kapolda Kalsel Turun ke Titik Api, Karhutla Handil Bakti Dikebut

Redaksi
, Oktober 08, 2026 WIB Last Updated 2026-10-08T14:09:04Z
---

 


MEDIAWARTA.NET,BARITO KUALA — Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan turun langsung meninjau pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Trans Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Kamis, 8 Oktober 2026 sore. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan api dapat dilokalisasi sebelum menjalar dan mengganggu jalur transportasi utama serta aktivitas warga.


Kapolda tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WITA. Ia memantau langsung pergerakan personel gabungan TNI-Polri, BPBD, dan relawan pemadam kebakaran yang berjibaku menekan kobaran api dan kepungan asap di kawasan lahan gambut.


Dalam peninjauan tersebut, Rosyanto didampingi Wakapolda Kalsel, Karo Ops Polda Kalsel, Dir Samapta Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, dan Kapolres Barito Kuala.


Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengatakan Kapolda menekankan kecepatan dan koordinasi lintas instansi dalam menangani titik api. Menurut dia, kondisi lahan gambut membuat penanganan tidak cukup hanya dengan memadamkan api yang terlihat di permukaan.


“Penanganan karhutla membutuhkan kerja cepat dan koordinasi berlapis, terutama pada area gambut yang rawan menyebar di bawah permukaan,” kata Rosyanto saat berada di lokasi.


Petugas juga memanfaatkan drone thermal untuk memetakan sebaran panas dan memastikan efektivitas suplai air ke titik-titik api. Langkah ini dilakukan agar sumber panas yang tersembunyi tidak kembali memicu kebakaran.


Di tengah operasi pemadaman, Kapolda memerintahkan jajarannya menyelidiki penyebab munculnya titik api. Polisi membuka kemungkinan penindakan terhadap pihak yang terbukti sengaja membakar lahan.


“Oknum yang terbukti sengaja melakukan pembakaran lahan akan ditindak tegas,” ujarnya.


Sementara itu, pemadaman di sepanjang jalur Trans Handil Bakti terus diperkuat. Tambahan armada tangki dan personel pemadam dikerahkan untuk menekan api sekaligus mengurangi kepungan asap yang mengganggu pengguna jalan.


Operasi tidak berhenti pada pemadaman permukaan. Petugas juga memastikan bara dan titik panas di lahan gambut tidak kembali menyala setelah api utama berhasil ditekan.


Editor Ahm 

Komentar

Tampilkan

Terkini