-->

Danrem 101/Ant Terjun Padamkan Karhutla Guntung Damar, Sinergi TNI-Polri Diperkuat

Redaksi
, Agustus 23, 2026 WIB Last Updated 2026-08-23T04:08:03Z
---

 

Istimewa 


MEDIAWARTA.NET,BANJARBARU — Danrem 101/Ant Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., bersama KSAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin turun langsung menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Guntung Damar, Banjarbaru, Sabtu (22/8/2026). Mereka meninjau titik kebakaran sekaligus memastikan operasi pemadaman berjalan cepat dan terpadu.


Peninjauan itu turut dihadiri Astamaops Polri Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si., Kapolda Kalsel, jajaran Forkopimda, serta unsur penanganan karhutla lainnya.


Danrem 101/Ant tidak sekadar melihat kondisi dari lapangan. Ia ikut bergerak bersama personel gabungan dalam upaya memadamkan api. Operasi tersebut melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, BNPB, Basarnas, hingga masyarakat.


Pemerintah pusat juga memperkuat penanganan dengan mengerahkan pesawat, helikopter, dan personel BNPB. Mobilisasi sumber daya itu diarahkan untuk menekan titik api dan mencegah karhutla meluas.


KSAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menilai penanganan karhutla di Kalsel, khususnya Guntung Damar, berjalan relatif baik karena didukung kerja bersama berbagai unsur.


“Setelah melihat langsung, untuk Kalimantan Selatan, kita lihat sendiri tidak terlalu parah. Memang dua hari yang lalu sempat viral di media, tetapi ternyata setelah kita datang ke sini tidak separah apa yang kita lihat,” kata Muhammad Ali.


Menurut dia, kondisi tersebut merupakan hasil kerja aparat dan unsur terkait yang bergerak bersama. Koordinasi lintas sektor menjadi penentu agar api cepat dikendalikan sekaligus menekan dampak asap terhadap masyarakat.


Penanganan karhutla di Kalimantan juga mendapat perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara bertolak ke Kalimantan untuk meninjau kondisi lapangan sekaligus mengoordinasikan penanganan karhutla secara serentak di sejumlah wilayah.


Kehadiran Presiden diharapkan memperketat koordinasi antarlembaga serta memastikan seluruh kekuatan pemerintah dikerahkan secara optimal menghadapi ancaman karhutla.


Kapenrem 101/Ant Mayor Inf Wartono mengatakan peninjauan tersebut merupakan bagian dari penguatan koordinasi seluruh unsur dalam menghadapi karhutla.


“Sinergi seluruh unsur menjadi kekuatan utama dalam penanganan Karhutla. Saat ini, khususnya Satgas Darat yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan unsur terkait lainnya terus bersinergi melakukan pemadaman,” ujarnya.


Ia meminta masyarakat tidak menjadi bagian dari sumber masalah dengan membuka atau membersihkan lahan menggunakan api. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik kebakaran.


Korem 101/Antasari, kata Wartono, memastikan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu untuk mencegah api meluas dan menekan dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan, serta aktivitas ekonomi masyarakat Kalimantan Selatan.


(Pen 101)

Komentar

Tampilkan

Terkini