![]() |
| M. Adli Firdaus |
MEDIAWARTA.NET,BANJAR — M. Adli Firdaus, siswa kelas XI SMAN Banua Kalsel BBS, merasakan perubahan dalam dirinya setelah terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banjar dan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Kota Kabupaten Banjar, Senin (17/8/2026).
Bagi Adli, pengibaran Sang Saka Merah Putih bukan sekadar seremoni tahunan. Proses panjang sejak seleksi hingga bertugas di lapangan justru menjadi pengalaman yang mengubah cara pandangnya terhadap disiplin, tanggung jawab, dan tugas sebagai bagian dari bangsa.
Putra almarhumah Murdiya, A.Md.Keb., itu mengaku sebelumnya tidak terlalu memberi perhatian pada momentum kebangsaan. Ia bahkan menyebut dirinya sempat bersikap apatis.
“Sejujurnya, sebelum menjadi Paskibraka saya merasa biasa-biasa saja, bahkan tidak terlalu peduli terhadap negara ini. Namun, setelah menjadi anggota Paskibraka, saya lebih memahami kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan bagaimana rasanya mengemban tugas negara,” ujar Adli.
Pengalaman tersebut juga mempertemukannya dengan banyak orang dan membuka ruang bagi Adli untuk belajar di luar lingkungan sekolah.
“Saya merasa sangat beruntung menjadi seorang Paskibraka karena bisa bertemu banyak teman dan mendapatkan banyak pengalaman di sini,” katanya.
Pengalaman sebagai Paskibraka kini sejalan dengan cita-cita Adli untuk menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia. Ia menilai kedisiplinan dan tanggung jawab yang ditempa selama menjalani proses Paskibraka menjadi bekal penting untuk mengejar cita-cita tersebut.
Adli berharap pengalaman yang ia rasakan dapat menjadi pengingat bagi generasi muda agar tidak kehilangan kepedulian terhadap bangsa. Menurut dia, integritas, solidaritas, serta persatuan harus dijaga sejak dini.
“Saya berpesan kepada seluruh anak-anak Indonesia agar tetap berintegritas, solid, dan menjaga persatuan satu sama lain sebagai bagian dari bangsa dan negara Indonesia,” ujar Adli.
Editor Cor


