![]() |
| Komisaris Besar Polisi Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H., |
MEDIAWARTA.NET,PINRANG — Komisaris Besar Polisi Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H., adalah putra Pinrang yang meniti karier kepolisian dari kehidupan sederhana. Sebelum mengenakan seragam perwira dan dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis, Takdir pernah berjualan es lilin dari kampung ke kampung sepulang sekolah untuk membantu keluarganya (21/08/2026).
Kisah itu menjadi titik awal perjalanan panjang Takdir di institusi Polri. Dari keterbatasan ekonomi, ia menempuh pendidikan melalui jalur khusus bagi siswa berprestasi hingga akhirnya masuk kepolisian dan membangun karier melalui berbagai penugasan.
Langkahnya di dunia kepolisian kemudian banyak bersentuhan dengan fungsi reserse. Takdir pernah dipercaya sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya. Pengalaman di bidang penegakan hukum itu menjadi bagian penting sebelum ia mendapat kepercayaan memimpin wilayah.
Pada 2016, Takdir ditunjuk sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pada tahun yang sama, ia juga tercatat sebagai Pamen Baharkam Mabes Polri. Setahun kemudian, ia mendapat penugasan sebagai Analis Kebijakan Muda Robinopsnal Baharkam Polri.
Kariernya kemudian berlanjut di Kalimantan Selatan. Pada 2017, Takdir dipercaya menjabat Kapolres Banjar Polda Kalimantan Selatan. Penugasan berikutnya membawanya ke fungsi pengawasan internal sebagai Irbid 2 Itwasda Polda Kalimantan Selatan pada 2019.
Dua tahun berselang, Takdir kembali mendapat kepercayaan di wilayah yang sama. Ia menjabat Direktur Polairud Polda Kalimantan Selatan periode 2021–2023. Jabatan tersebut menempatkannya di garis tugas yang berkaitan dengan keamanan dan penegakan hukum di wilayah perairan Kalimantan Selatan.
Perjalanan itu belum berhenti. Pada 2026, Takdir kembali dipercaya mengemban tugas di tingkat pusat sebagai Penyidik Madya TK II Bareskrim Polri, memperkuat rekam jejaknya di bidang penyidikan dan penegakan hukum.
Lintasan karier Takdir menunjukkan perjalanan yang bergerak dari lapangan reserse, kepemimpinan kewilayahan, Baharkam, pengawasan internal, hingga tugas penyidikan di Bareskrim Polri. Setiap penugasan menjadi bagian dari perjalanan panjang seorang perwira yang kariernya dibangun dari bawah.
Namun, jabatan dan pangkat itu bukanlah cerita pertama tentang Takdir. Ada kisah yang jauh lebih sederhana: seorang anak Pinrang yang selepas sekolah berkeliling menjajakan es lilin.
Dari sana, perjalanan itu tumbuh. Dari membantu keluarga dengan menjual es lilin, Takdir kemudian menempuh pendidikan, masuk Polri, melewati berbagai penugasan, hingga kini dipercaya sebagai Penyidik Madya TK II Bareskrim Polri.
Bagi Takdir, perjalanan tersebut menjadi gambaran bahwa karier tidak selalu dimulai dari kemewahan. Kadang, ia justru tumbuh dari keterbatasan, kerja keras, dan kesempatan yang dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.
Riwayat Jabatan
- Penyidik Madya TK II Bareskrim Polri, 2026–sekarang
- Direktur Polairud Polda Kalimantan Selatan, 2021–2023
- Irbid 2 Itwasda Polda Kalimantan Selatan, 2019
- Kapolres Banjar Polda Kalimantan Selatan, 2017
- Analis Kebijakan Muda Robinopsnal Baharkam Polri, 2017
- Pamen Baharkam Mabes Polri, 2016
- Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, 2016
- Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya
Editor Cor


