![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET,KUALA LUMPUR — Persib Bandung menghadapi jalan terjal menuju fase grup AFC Champions League (ACL) 2 musim 2026/2027 setelah hasil undian menempatkan mereka di Grup E bersama klub-klub berpengalaman dari Asia. Namun sebelum berbicara soal fase grup, Maung Bandung harus lebih dulu menyingkirkan Manila Digger FC pada babak playoff.
Persib diproyeksikan masuk Grup E bersama FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong-Viettel FC dari Vietnam. Ketiga klub itu memiliki pengalaman di kompetisi antarklub Asia dan membuat persaingan di grup tersebut tak layak dipandang sebelah mata.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan persaingan musim ini relatif merata. Menurut dia, tidak ada grup yang benar-benar mudah bagi klub peserta.
"Musim ini secara kualitas semua grup merata. Dari Grup E sampai Grup H, semuanya diisi tim-tim yang bagus. Jadi, kami tidak bisa memilih grup," ujar Adhitia saat dihubungi di Bandung, Selasa, 18 Agustus 2026.
Manajemen Persib memilih tidak larut dalam hitung-hitungan calon lawan. Target terdekat mereka adalah melewati playoff dan memastikan tiket ke fase berikutnya.
"Yang paling penting adalah kami lolos kualifikasi dulu. Lawan siapa pun, kami harus menang agar bisa melaju ke babak selanjutnya," kata Adhitia.
Pelatih Persib, Igor Tolic, mulai menyiapkan tim menghadapi pertandingan yang menuntut kondisi fisik dan konsentrasi tinggi. Salah satu langkahnya ialah melakukan rotasi pemain dalam laga terakhir Dewata Challenge Series.
Rotasi itu dilakukan untuk menjaga kebugaran pemain inti sebelum menghadapi Manila Digger FC pada babak playoff ACL 2.
Persib dijadwalkan menjamu wakil Filipina tersebut di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 31 Agustus 2026. Laga ini menjadi pintu yang harus dilewati sebelum Persib dapat benar-benar bertarung di fase grup.
Borneo FC Tuan Rumah
Harapan Indonesia di kompetisi antarklub Asia juga datang dari Borneo FC Samarinda. Dalam undian AFC Challenge League 2026/2027 pada Kamis, 20 Agustus 2026, klub asal Kalimantan Timur itu masuk Grup D.
Borneo FC akan menghadapi One Taguig FC dari Filipina, Tainan City FC dari Taiwan, serta pemenang kualifikasi antara Yangon United dari Myanmar atau Ezra FC dari Laos.
Borneo FC mendapat keuntungan penting: mereka ditunjuk sebagai tuan rumah babak grup.
Status tersebut memberi Borneo FC keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri sekaligus tanggung jawab untuk menjaga peluang Indonesia meraih hasil maksimal di pentas Asia.
Persib masih harus melewati satu pintu sebelum menghadapi lawan-lawan berat di Grup E. Borneo FC sudah memegang keuntungan sebagai tuan rumah. Dua wakil Indonesia itu kini membawa satu taruhan yang sama: membuktikan bahwa klub Indonesia tidak sekadar menjadi pelengkap di kompetisi Asia.
Editor Cor


