Gelar Munas, PTGMI Seindonesia Di Banjarmasin

test

Gelar Munas, PTGMI Seindonesia Di Banjarmasin

https://www.Mediawarta.net
Jumat, 22 Oktober 2021


 

MEDIAWARTA, BANJARMASIN - Bebas karies 2030, PTGMI (Persatuan Terapis Gigi & Mulut Indonesia ) gencarkan sosialisasi kesehatan gigi dan mulut.

Kurangnya tingkat kesehatan gigi dan mulut ini menjadi fokus utama PTGMI dalam munas (musyawarah nasional) VIII, hal ini diutarakan Epi Nopiah, SPD, M.Ap selaku Ketua PTGMI saat ditemui awak media, Jumat (22/10).

Musyarawah nasional ini sendiri dilaksanakan selama 3 hari berturut - turut yakni 22 - 25 Oktober 2021 bertempat di Gsign Hotel Banjarmasin.

"Tingkat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia masih sangat rendah, jadi tugas kita disini fokus mensosialisasikan,"ucapnya.

Masalah utama kesehatan gigi ini sendiri terletak pada kurangnya pemahaman masyarakat mengenai tata cara menyikat gigi.

"Ada riset di 2018 hanya 2,8% masyarakat Indonesia itu tanggap mengenai cara menyikat gigi,"ungkap Ketua PTGMI dua periode ini.

Epi mengatakan, masih banyak missunderstanding mengenai waktu yang benar untuk sikat gigi. Banyak yang beranggapan waktu menyikat gigi adalah sehabis mandi pagi dan sore padahal sebaliknya waktu menyikat gigi yang tepat iyalah sehabis sarapan dan menjelang tidur.

"Kalau sehabis mandi dan kita makan ya meninggalkan kotoran lalu dibawa tidur lalu bekerja dengan bakteri dan menjadi busuk,"ucap Epi.

Tidak hanya mensosialisasikan tingkat kesehatan gigi, PTGMI juga membantu program Kementrian Kesehatan di 2030 yakni free - karies.

"Tugas kami lebih ke arah edukasi dan  Kementrian Kesehatan mencanangkan Rancangan Aksi Nasional yang dimana 2030 kita bisa bebas karies,"jelas Epi.

Menurut data Pusdatin Kemenkes di 2018 tingkat karies gigi di  Indonesia menyentuh angka prevelensi karies di Indonesia tergolong tinggi yakni berada dikisaran angka 88,8% dengan prevelensi karies akar 56,6%.

Disisi lain, Staff ahli Gubernur bidang Ekonomi Pembangunan Faried Fakhmansyah mengatakan adanya munas kali ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Kalimantan Selatan.

"Kami selaku pemerintah provinsi Kalimantan Selatan berharap dengan adanya musyawarah ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat Kalsel khususnya kesehatan gigi dan mulut,"ungkap Faried.(mediawarta/hael)

Related Posts

There is no other posts in this category.