KM Cemara Nusantara 2 Angkut Ratusan Sapi

test

KM Cemara Nusantara 2 Angkut Ratusan Sapi

Albar
Kamis, 16 Maret 2023


MEDIAWARTA.NET, BANJARMASIN -Kedatangan Kapal KM Camara Nusantara 2 dari Kupang NTT yang mengangkut ratusan hewan ternak sapi tiba dan sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. rabu (15/3/23) pukul 13.00 Wita. 


Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI melihat langsung ratusan ekor sapi dari Kapal ternak KM Camara Nusantara 2, yang sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.


Dalam kunjungannya ke dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, di dampingi Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Agustinus Maun dan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, Nur Hartanto. 


Di hadapan puluhan para awak media yang meliput pada saat itu Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Agustinus Maun menuturkan bahwa hal ini berdasarkan komitmen Kementerian Perhubungan terkait persediaan stok daging mendekati awal puasa ramadhan dan hari raya idhul Fitri 1444 H.


"Hari ini di belakang kita ada Kapal Camara Nusantara 2 ini adalah kapal yang di desain khusus untuk mengangkut ternak sapi sebanyak 550 ekor sapi yang berasal dari NTT dan di bawa ke Banjarmasin hari ini, " ujarnya. 


Ini adalah merupakan salah satu komitmen menteri Perhubungan untuk menjamin kepastian suplai ternak sapi untuk kebutuhan daging sapi selama masa bulan suci Ramadhan dan Idhul Fitri tahun ini. 


Dijelaskannya Kapal Camara Nusantara 2 maupun ternaknya sudah di lakukan prosedur sesuai dengan animal walfare , kapal maupun pengangkutnya sudah di lakukan disinfeksi juga terhadap hewan nya sudah dilakukan dis infeksi oleh balai karantina pertanian kelas 1 Banjarmasin untuk armada Truck pengangkutnya sudah di lakukan disinfeksi guna memastikan bahwa pengangkut maupun hewannya ini bebas dari penyakit penyakit yang zoonosis dan akan menyebar. 


Ditambahkan Kepala Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin drh. Nurhartanto MM bahwa hewan sapu ini akan di lakukan penampungan di beberapa Kabupaten sesuai kebutuhannya seperti Banjarbaru , Barito kuala , RPH Banjarmasin dan terakhir Tanah Laut. 


"Hasil yang di dapat dari pemeriksaan yang di lakukan karantina setelah kita lakukan inspeksi secara klinis bahwa hewan ini di nyatakan sehat bebas dari gejala PMK , Zoonosis karna sudah melalui masa karantina selama 14 hari di NTT, " Terangnya. 


“550 ekor Sapi yang baru tiba ini nantinya akan di disebar luaskan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri,” ujarnya.


“Prinsip ini harus dipenuhi dalam pemeliharaan dan pemanfaatan hewan. Kapal pengangkutnya sudah dilakukan disinfeksi, hewannya juga sudah dilakukan disinfeksi oleh balai pertanian, dan truknya juga dilakukan disinfeksi,” jelasnya.


Hal tersebut bertujuan untuk memastikan pengangkut dan hewan tersebut bebas dari penyakit zoonosis yang bisa menyebar.


Dimana hal ini adalah peran utama pemerintah melalui Kemenhub guna memastikan stok daging sapi selama bulan Ramadhan sampai Idul Fitri di Kalsel terpenuhi. 


“Kemudian, hewan ini juga harus kita pastikan sehat untuk  dikonsumsi masyarakat nantinya” tukasnya. 


Sementara itu Kepala Seksi Pengawakan  dan Perlindungan Awak Kapal Subdit Kepelautan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Hubla (Ditlala) Maltus ,dari perjalanan Kupang ke Banjarmasin yang cukup jauh, pihaknya di Kapal juga menyediakan dokter dan Mentri hewan.


Pada dasarnya kapal ternak ini, dan lima kapal lainnya yang tersedia di Indonesia, semuanya telah melakukan optimalisasi ruang muat.


“Jangan sampai setelah bongkar dari sini, malah kembali ke tempat asal dengan muatan yang kosong,” ujarnya. 


Selain itu, ada juga distribusi hewan ternak, yakni guna menjaga stabilitas ketahanan pangan, terutama di Kalsel, khususnya di Banjarmasin.


“Guna meningkatkan ekonomi sentra produsen. Sehingga daya beli masyarakat di daerah lain yang merupakan sentra produsen lebih meningkat, dengan adanya distribusi hewan ternak di seluruh Indonesia,” pungkas Maltus.(tim/Lk)

Related Posts