![]() |
Istimewa |
MEDIAWARTA.NET, Barito Kuala — Kegiatan Jumat Curhat kembali digelar oleh Polda Kalimantan Selatan, kali ini di wilayah Kabupaten Barito Kuala, tepatnya di Pawon Tlogo, Kecamatan Alalak, Jumat (1/8/2025). Meski tidak dihadiri langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, kegiatan ini tetap berjalan hangat dan interaktif, dipimpin oleh Wadir Binmas Polda Kalsel AKBP M. Rudy Hartono, S.I.K., M.M., yang hadir mewakili Kapolda.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakapolres Batola Kompol Hendra Sumala Sartio, S.E., S.I.K., M.H., serta dihadiri pula oleh Kasubdit Bin Polmas Binmas Polda Kalsel Kompol Winarno, sejumlah pejabat utama Polres Batola, unsur Forkopimcam Kecamatan Alalak, personel TNI Kodim 1005 Batola, serta tokoh masyarakat dan agama setempat.
Melalui Kasi Humas Iptu Marum, Kapolres Batola AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan sarana penting untuk membangun komunikasi dua arah antara masyarakat dan institusi kepolisian. Forum ini memberi ruang bagi warga untuk mengutarakan langsung persoalan yang mereka hadapi di lingkungan sekitar.
Dalam sesi curhat kali ini, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan keluhan terkait kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan Jalan Handil Bakti, khususnya pada jam-jam sibuk. Selain itu, aktivitas warung malam di sepanjang Jalan Trans Kalimantan juga menjadi perhatian, karena dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keamanan lingkungan.
Menanggapi hal tersebut, AKBP Rudy Hartono menjelaskan bahwa kepolisian sebenarnya telah hadir di lokasi saat terjadi kemacetan dan melakukan penguraian arus. Namun, ia mengakui bahwa keberadaan petugas tidak dapat berlangsung setiap saat. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan evaluasi kembali terhadap waktu dan titik-titik rawan kemacetan, guna meningkatkan efektivitas pengamanan.
Sementara itu, terkait warung malam yang disinyalir rawan terhadap gangguan kamtibmas, AKBP Rudy Hartono mendorong adanya sinergi antara Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, dan Polsek setempat untuk memberikan pembinaan kepada pemilik warung. Ia juga menyarankan pembentukan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) yang dapat membantu patroli di kawasan rawan, termasuk di titik-titik seperti Warung Jablay.
“Satkamling bisa menjadi kekuatan bersama warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami di kepolisian siap mendukung dan memberikan pembinaan melalui Sat Binmas Polres Batola,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, dalam kegiatan tersebut juga dibagikan paket sembako kepada warga yang dinilai membutuhkan bantuan. Langkah ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir.
Kegiatan Jumat Curhat ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dan kepolisian, sekaligus menjadi wadah strategis dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Barito Kuala.
Editor redaksi