![]() |
| Istimewa |
Tabalong – Suara tegas Bupati Tabalong, Ir. H. M. Noor Rifani, S.H., S.T., M.T., menggema di tengah situasi bangsa yang tengah diuji. Ia mengingatkan warganya agar tidak terjebak dalam pusaran provokasi murahan yang hanya bertujuan memecah belah persatuan.
“Jangan mau diadu domba. Jangan biarkan satu pun tangan jahil merusak kedamaian yang telah kita rawat bersama. Kalimantan Selatan adalah rumah besar kita, jangan ada yang merobeknya dengan amarah dan tindakan anarkis,” ujar Bupati dengan nada penuh penekanan, Senin (01/09).
Bupati menegaskan, setiap peristiwa yang terjadi harus dijadikan bahan renungan, bukan alasan untuk memicu kerusuhan.
“Ambil hikmahnya, jadikan momentum untuk mempererat persaudaraan. Kita ingin Kalimantan Selatan yang damai, bukan arena konflik,” tambahnya.
Senada, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, melalui PS Kasi Humas Iptu Joko Sutrisno, menegaskan bahwa menjaga stabilitas kamtibmas adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya aparat.
“Kami minta warga Tabalong tetap tenang, jangan terpancing isu liar yang berseliweran. Jangan ada yang coba-coba bertindak anarkis atau merusak fasilitas umum. Itu bukan keberanian, tapi kerugian bagi kita semua,” tegas Kapolres.
Kapolres menekankan, Tabalong harus menjadi teladan: daerah yang menjunjung tinggi persatuan, persaudaraan, dan kedamaian di tengah riak-riak dinamika nasional.
Dengan sinergi pemerintah daerah, aparat, dan rakyat, Tabalong diyakini tetap kokoh sebagai tanah yang aman, nyaman, dan jauh dari api provokasi.
Editor Chan

