;head> https://schema.org Satgas Pangan Polda Kalsel Pastikan Stok dan Harga Minyakita Stabil Pasca Nataru

test

Satgas Pangan Polda Kalsel Pastikan Stok dan Harga Minyakita Stabil Pasca Nataru

Redaksi
Kamis, 15 Januari 2026

 



MEDIAWARTA.NET,BANJARMASIN — Satgas Pangan Polda Kalsel Pasca libur Natal dan Tahun Baru, Satgas Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan kembali turun ke lapangan. Fokusnya satu: memastikan Minyakita tidak lenyap dari rak dan tidak melonjak dari harga resmi (15/01/2026).


Toko Maimunah di Jalan Pelambuan, Banjarmasin Barat, menjadi titik pantau. Pengecekan dipimpin AKP Krismandra N.W, S.Hut., S.H., M.P., bersama Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., serta sejumlah personel Satgas Pangan.


Hasilnya, stok Minyakita masih tersedia. Harganya pun tercatat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.


“Stok aman, harga sesuai ketentuan,” kata AKP Krismandra singkat.


Minyakita, minyak goreng kemasan sederhana dengan harga kendali pemerintah, menjadi komoditas sensitif pasca musim liburan. Permintaan biasanya melonjak, celah penimbunan kerap terbuka. Di titik inilah Satgas Pangan menempatkan pengawasan.


Petugas tak hanya menghitung botol di rak. Pemilik dan penjaga toko juga diingatkan kembali soal kewajiban distribusi dan larangan memainkan harga. Pesannya jelas: patuh aturan atau berhadapan dengan konsekuensi hukum.


Menurut Krismandra, pengawasan ini bukan seremonial. Satgas Pangan akan terus bergerak, menyasar pasar tradisional, toko kelontong, hingga minimarket di seluruh Kalimantan Selatan, baik terjadwal maupun mendadak.



“Masyarakat juga kami minta aktif. Laporkan jika ada kelangkaan atau harga yang tidak wajar,” ujarnya.



Operasi pasca Nataru ini menegaskan satu hal: stabilitas pangan tidak boleh bergantung pada niat baik pasar semata. Ia harus dijaga, diawasi, dan dipastikan hadir di meja makan masyarakat—tanpa spekulasi, tanpa permainan harga.


Editor Cor 

Related Posts