MEDIAWARTA.NET,TABALONG — Pemeriksaan administrasi awal calon peserta penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 tingkat Pabanrim Polres Tabalong digelar di Aula Polres Tabalong, Rabu (1/4/2026) pagi. Tahapan ini menjadi pintu awal penyaringan berkas peserta sebelum melangkah ke proses seleksi berikutnya.
Kegiatan dibuka oleh Kabag SDM Kompol Slamet Hari Wahyudi didampingi Kasubagwatpers Iptu Sardi Abdul Karim, serta diikuti seluruh peserta seleksi. Sejak awal, panitia menekankan prinsip transparansi dengan melibatkan pengawas internal dan eksternal.
Dari unsur eksternal, panitia menggandeng Dinas Dukcapil dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong untuk memverifikasi keabsahan dokumen. Sementara pengawasan internal dilakukan oleh Kasi Propam AKP Ahmad Misno dan Kasiwas AKP Muhsoni.
Tak hanya pemeriksaan berkas, panitia juga melakukan pengukuran ulang tinggi badan peserta oleh Kasubagdalpers Iptu Gunawan bersama tim, termasuk unsur Dokkes. Pengukuran ini mencakup seluruh jalur penerimaan, mulai dari Taruna Akpol, Bintara, hingga Tamtama.
Di antara peserta, Nensi (18), pendaftar Polwan asal SMA 1 Tanjung, mengaku baru pertama kali mengikuti seleksi. Ia memilih jalur Bintara PTU SPKT, didorong cita-cita sejak kecil untuk menjadi anggota Polri.
Selama proses berlangsung, petugas dari Dinas Pendidikan dan Dukcapil tampak teliti memeriksa dokumen seperti ijazah, akta kelahiran, dan kartu keluarga. Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Tabalong, H.A. Syamsi, menyebut pihaknya diminta memastikan keaslian ijazah serta kesesuaian nilai sesuai ketentuan panitia.
Berdasarkan data sementara, jumlah pendaftar mencapai 44 orang dari berbagai jalur, dengan satu peserta Polwan tercatat tidak hadir.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo menegaskan bahwa pemeriksaan administrasi awal merupakan tahapan krusial dalam proses seleksi. Ia memastikan seluruh rangkaian dilakukan dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).
“Seluruh proses diawasi ketat oleh pengawas internal dan eksternal untuk mencegah praktik kecurangan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan penekanan pada ketelitian dalam setiap tahap pemeriksaan berkas peserta.
Editor Cor

