![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET,TABALONG – Polres Tabalong kembali menggencarkan penertiban distribusi BBM subsidi. Setelah menyasar sejumlah SPBU di wilayah tengah dan selatan, kali ini aparat melakukan inspeksi mendadak di SPBU Desa Simpung Layung, Kecamatan Muara Uya, Jumat pagi, 22 Mei 2026.
Sidak dipimpin langsung Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla didampingi Wakapolres Tabalong Kompol Hasanudin, S.H., Kasat Intelkam AKP Asep Dedi Hermawan, S.E., serta Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo, S.Sos., M.M. bersama personel gabungan.
Penertiban dilakukan menyusul keluhan para sopir truk di wilayah utara Tabalong yang mengaku kesulitan mendapatkan BBM subsidi jenis Bio Solar.
Dalam sidak tersebut, petugas menemukan dugaan praktik penjualan Bio Solar yang dicampur dengan Dexlite kepada para sopir truk yang melakukan pengisian di SPBU Simpung Layung.
Petugas operator SPBU berinisial A mengaku pencampuran Bio Solar dengan Dexlite dilakukan atas arahan pengawas SPBU berinisial AR. Namun tudingan itu dibantah AR. Ia mengklaim pencampuran dilakukan karena permintaan para sopir truk sendiri.
Keterangan berbeda justru disampaikan sejumlah sopir. Salah satu sopir berinisial A mengaku pembelian Bio Solar bercampur Dexlite sudah menjadi ketentuan yang diberlakukan pihak SPBU. Menurut dia, apabila hanya membeli Bio Solar tanpa campuran Dexlite, pengisian tidak akan dilayani.
Pernyataan serupa juga disampaikan sopir lain yang berada di lokasi. Mereka mengaku selama ini tidak memiliki pilihan selain mengikuti aturan SPBU agar tetap bisa memperoleh BBM.
Atas temuan itu, pengawas SPBU maupun sejumlah sopir truk dimintai keterangan lebih lanjut untuk kepentingan penyelidikan dan pendalaman oleh aparat kepolisian.
Salah satu sopir berinisial J mengaku lega setelah adanya penertiban dari Polres Tabalong. Ia menilai langkah tersebut membuat sopir kini bisa membeli Bio Solar sesuai kebutuhan tanpa dipaksa membeli campuran Dexlite.
“Sekarang Bio Solar bisa dibeli sesuai kebutuhan sopir dan harganya lebih terjangkau,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H. membenarkan adanya kegiatan penertiban tersebut. Ia menyatakan penyidik masih melakukan pendalaman terkait dugaan praktik penjualan BBM campuran yang ditemukan di lapangan.
Editor Cor


