-->

Polsek Muara Harus Intensif Pantau Jagung Pakan, Petani Hadapi Ancaman Hama dan Cuaca

Redaksi
, Juni 15, 2026 WIB Last Updated 2026-06-15T08:22:17Z
---

 



MEDIAWARTA.NET TABALONG – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Muara Harus. Salah satunya dengan rutin memantau perkembangan tanaman jagung pakan yang dikelola kelompok tani di Desa Padangin, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong.


Pada Senin (15/6/2026), personel Polsek Muara Harus kembali turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi tanaman jagung milik Kelompok Tani Teluk Unggang. Lahan seluas satu hektare yang dipimpin Mulyadi itu ditanami jagung pakan menggunakan bibit hibrida NK 19 bantuan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong.


Monitoring dilakukan AIPTU Warsito dan BRIPKA Syahrizal atas arahan Kapolsek Muara Harus IPTU Abdul Ghani, S.E. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan berkelanjutan yang dilakukan Polri terhadap sektor pertanian masyarakat.


Dari hasil pengecekan, tanaman jagung saat ini telah berumur sekitar enam minggu. Jika tidak mengalami kendala berarti, masa panen diperkirakan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang. Namun, harapan mendapatkan hasil maksimal masih dihadapkan pada sejumlah tantangan.


Selain bergantung pada pasokan air dari hujan dan sumur, para petani juga harus berjuang menghadapi serangan hama ulat yang mulai muncul di beberapa titik tanaman. Tak hanya itu, gangguan kawanan monyet yang kerap masuk ke area perkebunan juga menjadi ancaman tersendiri bagi pertumbuhan jagung.


Meski menghadapi berbagai hambatan, petani tetap berupaya menjaga produktivitas lahan. Perawatan intensif terus dilakukan melalui pemupukan dan pengendalian gulma secara berkala. Hingga saat ini, pemupukan telah dilakukan tujuh kali, demikian pula penyemprotan gulma yang dilakukan sejak awal masa tanam.


Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan pendampingan pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional.


Menurut Heri, kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk melakukan monitoring, tetapi juga memberikan motivasi kepada petani serta membantu mengidentifikasi berbagai persoalan yang berpotensi menghambat produksi.


"Kami terus mendorong personel untuk aktif mendampingi para petani. Dengan komunikasi yang baik dan pemantauan secara berkala, berbagai kendala dapat diketahui lebih awal sehingga solusi bisa segera dicari bersama," ujarnya.


Ia menegaskan, Polres Tabalong akan terus membangun sinergi dengan kelompok tani, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait agar program ketahanan pangan dapat berjalan optimal. Di tengah tantangan cuaca dan serangan hama, pendampingan yang berkelanjutan dinilai menjadi salah satu kunci menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah. 


Editor Cor 

Komentar

Tampilkan

Terkini