![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET,TANAH LAUT — Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut meningkatkan pengawasan dan keselamatan pengguna jalan di Jalan A. Yani, Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (21/8/2026), saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan mengganggu jarak pandang pengendara.
Patroli dan edukasi yang dimulai pukul 08.00 WITA itu dipimpin AKP Adhitya Rizky Ridhotomo, S.Tr.K., S.I.K., bersama personel Satlantas Polres Tanah Laut. Polisi menyasar pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan tersebut.
Kabut asap menjadi ancaman tambahan di jalan raya. Jarak pandang yang menurun dapat mempersempit ruang reaksi pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu, personel mengingatkan pengendara untuk tidak memacu kendaraan dan tetap mematuhi rambu lalu lintas.
Petugas juga membagikan masker kepada masyarakat untuk mengurangi paparan asap karhutla. Stiker reflektor turut diberikan kepada pengendara sebagai penanda tambahan agar kendaraan lebih mudah terlihat ketika kondisi jalan diselimuti kabut asap.
Pengendara diminta menurunkan kecepatan, menjaga jarak aman, serta meningkatkan kewaspadaan. Polisi menekankan agar pengemudi tidak memaksakan kecepatan ketika jarak pandang mulai terbatas.
Tak hanya patroli, Satlantas Polres Tanah Laut mengecat kembali sejumlah marka jalan yang mulai kusam di titik-titik yang terdampak gangguan jarak pandang. Marka yang lebih jelas diharapkan menjadi panduan bagi pengendara ketika kondisi jalan tidak ideal.
AKP Adhitya mengatakan keselamatan tidak boleh dikompromikan, terutama ketika kabut asap membuat kondisi lalu lintas lebih berisiko.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta jarak pandang, khususnya saat terjadi kabut asap,” ujar Adhitya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Tanah Laut menekan potensi kecelakaan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berlangsung dengan mengutamakan keselamatan di tengah ancaman kabut asap karhutla.
Editor Cor


