-->

Kapolresta Banjarmasin Evakuasi Mahasiswa Pingsan Saat Aksi di DPRD Kalsel

Redaksi
, Agustus 21, 2026 WIB Last Updated 2026-08-21T00:34:48Z
---

 

Istimewa 


MEDIAWARTA.NET,BANJARMASIN — Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin bersama jajaran mengevakuasi seorang mahasiswa yang pingsan saat aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis, 20 Agustus 2026. Mahasiswa itu sempat terhimpit di antara pagar dan massa sebelum akhirnya mendapat pertolongan medis.


Peristiwa terjadi ketika situasi aksi mulai memanas. Seorang mahasiswa yang berada di barisan depan terlihat terdesak di antara pagar gedung dan peserta aksi lain yang berupaya masuk ke halaman DPRD Kalsel.


Setelah berhasil keluar dari kepungan massa, mahasiswa tersebut duduk di tepi jalan. Beberapa saat kemudian, tubuhnya ambruk dan ia kehilangan kesadaran.


Melihat kejadian itu, Riza langsung mendatangi lokasi. Ia bersama personel medis Dokkes Polresta Banjarmasin dan sejumlah mahasiswa membantu mengangkat peserta aksi tersebut menuju ambulans Polri yang telah bersiaga.


Riza mengatakan sempat terjadi penolakan dari rekan-rekan mahasiswa ketika ambulans Polri hendak digunakan untuk membawa korban ke rumah sakit. Ia kemudian meyakinkan mereka bahwa penanganan tersebut semata-mata menyangkut kemanusiaan.


"Saya pun memanggil ambulans milik Polri yang sudah standby agar segera dibawa ke rumah sakit. Awalnya hal itu ditolak oleh kawan-kawan mahasiswa, namun saya meyakinkan bahwa hal ini berkaitan dengan urusan kemanusiaan," ujar Riza seusai pengamanan aksi.


Hasil pemeriksaan awal tim Dokkes Polresta Banjarmasin menunjukkan mahasiswa tersebut sedang dalam kondisi sakit. Ia kemudian mengalami sesak napas setelah terdorong oleh sesama peserta aksi.


Riza memastikan kondisi mahasiswa tersebut berangsur membaik. Saat terakhir diperiksa, mahasiswa itu telah siuman dan mampu duduk.


"Ini bagian dari komitmen kami untuk Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan dan memberikan pelayanan, termasuk kepada peserta aksi," kata Riza.


Aksi mahasiswa sebelumnya berlangsung kondusif. Ketegangan meningkat ketika massa berupaya menerobos pagar dan mendorong petugas yang berjaga di depan Gedung DPRD Kalsel.


Situasi tersebut tidak berlangsung lama. Massa kembali tertib hingga akhirnya membubarkan diri tanpa kericuhan lanjutan.


Di tengah tensi aksi yang sempat meninggi, langkah evakuasi terhadap mahasiswa yang pingsan menjadi bagian dari respons kepolisian dalam mengedepankan keselamatan dan kemanusiaan selama pengamanan unjuk rasa.


Editor Cor 

Komentar

Tampilkan

Terkini