![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET,BANJARMASIN – Korem 101/Antasari menyalurkan 21.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Banjarmasin, Selasa (20/10/2026). Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus turun langsung ke Kelurahan Mantuil untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih.
Didampingi Dandim 1007/Banjarmasin, Direktur Utama Bangun Banua, dan Kasiter Kasrem 101/Antasari, Ilham menyambangi warga di Jalan Mantuil RT 03, RT 16, dan RT 17. Sejak pagi, warga berbondong-bondong membawa jeriken, galon, ember, hingga tandon untuk menampung air bantuan.
Krisis pasokan air bersih memaksa warga mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga. Bantuan tersebut digunakan untuk memasak, mandi, mencuci, serta keperluan sehari-hari lainnya.
Distribusi air tidak hanya menyasar Kelurahan Mantuil. Korem 101/Antasari juga menyalurkan bantuan ke Kelurahan Basirih, Pelambuan, dan Basirih Selatan. Kegiatan serupa dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan melalui kodim jajaran.
Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menegaskan, TNI berkomitmen membantu masyarakat menghadapi kesulitan, terutama ketika kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.
“TNI harus hadir untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Karena itu, kami akan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui distribusi air bersih agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” tegasnya.
Ia mengatakan, berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG yang diterimanya, hujan diperkirakan mulai turun pada pekan pertama atau kedua November 2026. Namun, hingga kini, sebagian warga masih menghadapi keterbatasan air bersih, sementara ancaman karhutla belum sepenuhnya berakhir.
“Berdasarkan kondisi di lapangan, masih ada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Oleh karena itu, ketersediaan air bersih harus menjadi perhatian bersama agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Hari ini kami mendistribusikan 21.000 liter air bersih,” ungkap Ilham.
Bagi warga Mantuil, bantuan tersebut menjadi penopang kebutuhan sehari-hari, terutama karena jaringan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) belum menjangkau kawasan tempat tinggal mereka.
Muhammad Ramli, warga Mantuil, mengapresiasi langkah Korem 101/Antasari yang turun membantu masyarakat. Ia berharap bantuan darurat tersebut diikuti solusi jangka panjang berupa perluasan jaringan air bersih.
“Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Korem 101/Antasari atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari karena PDAM belum masuk ke desa kami. Harapannya, ke depan PDAM dapat segera masuk sehingga warga lebih mudah mendapatkan air bersih,” ujarnya.
Korem 101/Antasari menyatakan akan melanjutkan distribusi air bersih bersama jajaran untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK), serta kebutuhan dasar rumah tangga lainnya selama pasokan air masih terbatas.
Editor Ahm


