-->

Tawas Jaa Kembali Digelar: Tradisi Dayak Deah Jadi Penjaga Rukun Tabalong

Redaksi
, Agustus 30, 2025 WIB Last Updated 2025-08-30T08:52:06Z
---
Istimewa 



MEDIAWARTA.NET, Tabalong – Desa Kaong, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, kembali menggema dengan lantunan adat Dayak Deah melalui ritual sakral Aruh Adat “Tawas Jaa” yang digelar untuk tahun kedua di Balai Adat Bulatn Toto Bintongk Sonda, Sabtu (30/8/2025). Upacara adat yang berlangsung sejak 28 hingga 31 Agustus 2025 ini menjadi simbol doa kolektif masyarakat: menolak bala, memohon perlindungan, dan memastikan desa terhindar dari bencana.


Ritual akbar tersebut tidak berdiri sendiri. Hadir berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat—mulai dari Sahli Bupati Bidang Polhukam dan Pemerintahan Pebriadin Hafiz, AP, M.Si., yang mewakili Bupati Tabalong, Kapolres Tabalong melalui Kapolsek Upau, anggota DPRD Kabupaten Tabalong Mursalin, SE, Camat Upau Agustian, SE, KP, hingga perwakilan TNI, Dinas Pariwisata, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah itu. Kehadiran mereka menegaskan bahwa budaya bukan sekadar warisan, melainkan perekat sosial yang dijaga bersama.


Prosesi dimulai dengan khidmat: lagu Indonesia Raya dan Mars Tabalong Smart menggema, dilanjutkan sambutan, doa lintas unsur, makan bersama, hingga puncak ritual adat Tawas Jaa. Lebih dari sekadar seremoni, acara ini menjadi titik temu antara spiritualitas, persaudaraan, dan kelestarian budaya leluhur.


Di tengah situasi bangsa yang rawan terbelah oleh isu dan konflik, kehadiran tradisi ini menyiratkan pesan tajam: persatuan adalah benteng sejati, dan budaya adalah senjata damai melawan perpecahan.


Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui PS Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Joko Sutrisno, menegaskan hal itu.

“Tradisi Aruh Adat Dayak Deah ‘Tawas Jaa’ bukan hanya menjaga kearifan lokal, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dalam merawat kerukunan. Ini sejalan dengan komitmen kepolisian bersama pemerintah dan masyarakat untuk memastikan Tabalong tetap aman dan kondusif. Semoga semangat persaudaraan ini terus terjaga, agar Tabalong senantiasa damai, rukun, dan jauh dari potensi konflik,” ujarnya (30/08/2025).



Melalui Aruh Adat ini, masyarakat Desa Kaong kembali mengirimkan pesan kuat ke tengah publik: pelestarian tradisi bukan sekadar menjaga budaya, tetapi juga benteng sosial yang menguatkan persaudaraan dan memastikan Tabalong tetap berdiri kokoh di atas kedamaian.


Editor redaksi 

Komentar

Tampilkan

Terkini