![]() |
| Foto Chan |
Banjarmasin – Polda Kalimantan Selatan bersama jajaran menggelar konferensi pers terkait Operasi DVI Polri dalam penanganan korban kecelakaan helikopter BK 117-D3 yang sebelumnya hilang kontak. Acara berlangsung pada Jumat (5/9/2025) dan dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Gubernur Kalsel H. Muhidin, Brigjen TNI Ilham Yunus, Kabinda Kalsel Brigjen Pol Nurullah, serta Direktur Operasi Basarnas Laksamana Yudha Bramantyo.
Kapolda Kalsel menegaskan, tim DVI Emortem telah siap melaksanakan proses identifikasi seluruh korban.
“Kami sudah instruksikan Kabiddokkes berkoordinasi dengan Basarnas. Saat ini seluruh proses masih berada di bawah kendali Basarnas. Kemarin tim DVI sempat menuju lokasi, namun karena informasi korban dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin, tim akhirnya ditarik kembali untuk persiapan identifikasi di rumah sakit,” jelas Irjen Pol Rosyanto.
Selain tim DVI, Polda Kalsel juga menurunkan tim psikologi untuk memberikan pendampingan trauma healing kepada keluarga korban.
“Selain pengumpulan data antemortem dari keluarga, kami juga memberikan layanan trauma healing bagi keluarga korban,” imbuhnya.
Kapolda menambahkan, Polda Kalsel telah mendapat dukungan penuh dari Pusdokkes Polri yang tiba hari ini di Banjarmasin untuk memperkuat proses identifikasi.
“Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan melalui konferensi pers lanjutan. Semua hasil identifikasi akan dipublikasikan secara resmi agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas,” tegas Kapolda.
Editor redaksi


