;head> https://schema.org Akses Jalan Maluyung Mulai Normal, Polsek Murung Pudak Tetap Siaga Puluhan KK Mengungsi

test

Akses Jalan Maluyung Mulai Normal, Polsek Murung Pudak Tetap Siaga Puluhan KK Mengungsi

Redaksi
Rabu, 17 Desember 2025

 

Foto Doc humas Polres Tabalong 

MEDIAWARTA.NET,TABALONG — Air surut, kewaspadaan tak boleh ikut turun. Polsek Murung Pudak kembali turun ke lapangan. Selasa malam (16/12/2025) sekitar pukul 22.30 Wita, patroli malam dilakukan untuk memastikan kondisi pascabanjir di Komplek Maluyung, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.


Hasil pemantauan menunjukkan debit air mulai menurun. Akses jalan utama di Komplek Maluyung sudah kering dan dapat dilalui kendaraan roda dua. Aktivitas warga perlahan kembali bergerak, meski situasi belum sepenuhnya aman.


Kapolsek Murung Pudak Iptu Sunaryo menegaskan patroli malam difokuskan pada pengecekan langsung kondisi warga dan lingkungan terdampak.


“Jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Namun masih ada sekitar 20 sampai 25 kepala keluarga yang rumahnya tergenang dan belum bisa ditempati,” ujarnya.


Seluruh warga terdampak telah mengungsi ke lokasi aman, yakni masjid setempat dan rumah warga. Rumah yang masih terendam berada di bagian paling ujung permukiman, tepatnya di sekitar kediaman Ketua RT 016 Maluyung, Sahrulah.


Polsek Murung Pudak bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan intensif dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan serta relawan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air susulan.



Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Joko Sutrisno menegaskan seluruh jajaran diminta aktif memantau wilayah rawan banjir.


“Polri hadir untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat. Warga kami imbau tetap waspada selama cuaca masih berpotensi hujan dan segera melapor jika debit air kembali naik,” tegasnya.


Patroli rutin akan terus dilakukan. Pesannya jelas: kondisi membaik bukan alasan lengah. Di Maluyung, aparat dan warga diminta tetap siaga menghadapi kemungkinan terburuk.


Editor Cor 

Related Posts