![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET TABALONG – Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional terus diperkuat hingga tingkat desa. Rabu, 17 Juni 2026, Kelompok Tani Fajar Pagi bersama Polsek Jaro melaksanakan penanaman jagung Kuartal II Tahun 2026 di lahan pertanian milik warga di Desa Muang RT 04, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong.
Penanaman dilakukan di lahan seluas satu hektare milik Sahrudin. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Swasembada Pangan Tahun 2026 yang terus didorong pemerintah melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian.
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Jaro Iptu Agus Supriyanto, Penyuluh Pertanian Kabupaten Tabalong Jamaludin, S.P., PPL Desa Muang Eka Purwanti, S.P., Kepala Desa Muang Mujahidin, Bhabinkamtibmas Desa Muang Aiptu Jamil Ripani, Sekretaris Desa Muang Ahmad Ripani, anggota Polsek Jaro, serta Kelompok Tani Fajar Pagi.
Pada penanaman kali ini, petani menggunakan bibit jagung pakan merek Titian dengan varietas hibrida RK 19. Sistem tanam yang diterapkan menggunakan metode tugal dengan sumber air yang masih mengandalkan tadah hujan. Pengolahan lahan dilakukan secara manual, sementara pemeliharaan tanaman sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kelompok Tani Fajar Pagi.
Jika tidak mengalami kendala berarti, hasil panen diperkirakan dapat dinikmati pada September 2026. Namun demikian, para petani masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan sumber air saat musim kemarau panjang. Penyiraman yang masih dilakukan secara manual berpotensi menyebabkan distribusi air tidak merata sehingga memengaruhi pertumbuhan tanaman.
Selain faktor cuaca, ancaman hama juga menjadi perhatian serius. Serangan monyet, tupai, hingga ulat dinilai dapat menghambat perkembangan tanaman apabila tidak dilakukan pengawasan dan penanganan secara intensif.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.
“Kami mengapresiasi sinergi antara kelompok tani, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan jajaran Polsek Jaro dalam mendukung Program Swasembada Pangan Tahun 2026. Melalui kegiatan penanaman jagung ini diharapkan produktivitas pertanian meningkat serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Polri akan terus hadir mendampingi dan mendukung setiap upaya yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Kegiatan penanaman berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kolaborasi antara petani, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan Polri tersebut menjadi bukti nyata bahwa penguatan sektor pertanian membutuhkan kerja bersama untuk mencapai target swasembada pangan yang berkelanjutan.
Editor Cor


