![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET TABALONG – Komitmen mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026 terus diperlihatkan jajaran Polsek Muara Uya. Tak hanya melakukan pendampingan saat masa tanam, polisi juga turun langsung membantu penyerapan dan distribusi hasil panen jagung milik petani.
Pada Rabu (17/6/2026), personel Polsek Muara Uya menjemput hasil panen jagung pakan milik Kelompok Tani (Poktan) Lumbung Rejeki di Desa Simpung Layung, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong.
Hasil panen yang dikumpulkan berasal dari dua lahan milik petani setempat. Lahan milik Karno menghasilkan 284,5 kilogram jagung, sedangkan lahan milik Aidil menghasilkan 256 kilogram. Total panen yang berhasil dihimpun mencapai 540,5 kilogram.
Jagung tersebut selanjutnya diangkut menuju fasilitas pengeringan (dryer) di Desa Muang, Kecamatan Jaro. Setelah melalui proses pengeringan dan pemipilan, hasil panen akan dikirim ke Gudang Bulog Hulu Sungai Tengah (HST) sebagai bagian dari rantai distribusi pangan nasional.
Kegiatan penjemputan hasil panen dilakukan oleh personel Polsek Muara Uya, yakni Aiptu Fredy, Aiptu Wahyudin, Brigadir Muhazir, dan Bripda In’am.
Kapolsek Muara Uya, Ipda Rahmadi Ansyar, SH, menegaskan pihaknya siap mendampingi petani sejak awal penanaman hingga pemasaran hasil panen.
“Kelompok tani maupun masyarakat yang ingin menanam jagung pakan tidak perlu ragu. Ketika panen, Polsek Muara Uya siap membantu menyerap hasil panen petani dalam jumlah berapa pun. Langkah ini dilakukan agar petani tidak mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil produksinya,” ujar Rahmadi.
Sementara itu, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, SIK, MH, M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, SH, MH mengatakan keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Menurutnya, peran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
“Melalui pendampingan kepada petani, pemantauan pertumbuhan tanaman hingga membantu penyerapan hasil panen, kami berharap dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk bercocok tanam sekaligus memberikan kepastian pasar bagi hasil pertanian mereka,” kata Heri.
Polres Tabalong bersama seluruh jajaran, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi dengan kelompok tani, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pada 2026.
Dengan keterlibatan aktif aparat kepolisian dalam mendampingi petani, program ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong diharapkan mampu berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Editor Cor


