![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET,Tanah Laut – Polres Tanah Laut memusnahkan ratusan gram sabu dan mengungkap delapan kasus peredaran narkotika sepanjang 8 Juni hingga 16 Juli 2026. Dalam operasi itu, 12 tersangka diringkus dan aparat mengklaim penyitaan tersebut berpotensi menyelamatkan sekitar 7.200 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Kegiatan itu dipaparkan dalam konferensi pers di Joglo Wicaksana Laghawa Polres Tanah Laut, Selasa (28/7), dipimpin Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan.
Kapolres didampingi Kasat Resnarkoba Iptu M. Firmansyah Baso dan Kasi Humas AKP Hari Setiawan saat membeberkan hasil pengungkapan kasus yang dilakukan Satresnarkoba. Dari total delapan perkara, enam diungkap selama Juni dan dua lainnya pada Juli 2026.
Sebanyak 12 tersangka, seluruhnya laki-laki, diamankan dalam pengungkapan tersebut. Polisi turut menyita 278,05 gram sabu, 2,19 gram ekstasi, uang tunai Rp550 ribu, serta satu unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika.
AKBP Ricky Boy Siallagan mengatakan, berdasarkan asumsi satu pengguna mengonsumsi 0,20 gram sabu, barang bukti yang disita diperkirakan mampu mencegah sekitar 7.200 orang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Nilai ekonomis sabu yang disita diperkirakan mencapai Rp350 juta.
Sebagai tindak lanjut proses hukum, Polres Tanah Laut juga memusnahkan 278,8 gram sabu yang telah memiliki dasar hukum untuk dimusnahkan. Sebagian barang bukti sebelumnya disisihkan sebagai sampel untuk kepentingan uji laboratorium dan pembuktian di persidangan.
Kapolres menegaskan perang terhadap narkotika akan terus menjadi prioritas jajarannya. Menurut dia, keberhasilan pengungkapan tidak hanya bergantung pada kerja aparat, tetapi juga dukungan masyarakat yang berani melaporkan aktivitas peredaran gelap narkoba.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel serta dukungan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat terus bersinergi dengan kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba demi mewujudkan Kabupaten Tanah Laut yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika," kata AKBP Ricky Boy Siallagan.
Editor Cor


