![]() |
| Foto doc istimewa |
MEDIAWARTA.NET,KOTABARU — AKBP Ade Harri Sistriawan membawa rekam jejak panjang pemberantasan kejahatan ketika dipercaya menjadi Kapolres Kotabaru. Perwira kelahiran 1983 itu sebelumnya berada di garis depan pemberantasan narkotika sebagai Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalimantan Selatan (14/08/2026).
Penunjukan Ade Harri merupakan bagian dari rotasi 190 Kapolres di seluruh Indonesia melalui tujuh Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada Jumat (26/6/2026). Ia ditunjuk menggantikan AKBP Doli.
Rekam jejak Ade Harri tidak dibangun dalam waktu singkat. Sejak mengikuti pendidikan Akademi Kepolisian pada 2006, ia telah melewati berbagai jabatan strategis di lingkungan Polda Kalsel.
Ia pernah menjabat Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus, Kasubdit 4 Ditreskrimsus, Kasubdit 4 Ditreskrimum, hingga Kasubdit 3 Ditresnarkoba.
Posisi terakhir itu menempatkannya dalam sejumlah operasi pemberantasan narkotika, termasuk pengungkapan jaringan narkoba internasional yang dikaitkan dengan Fredy Pratama.
Kinerja tersebut turut mengantarkan Ade Harri memperoleh Pin Emas Kapolri pada 2025. Atas capaian berikutnya, ia kembali diusulkan memperoleh penghargaan serupa pada 2026.
“Pin Emas saya terima pada tahun 2025 dan tahun 2026,” ujar Ade Harri, seperti dilansir detik.com.
Pengalaman Ade Harri juga tidak hanya bertumpu pada operasi penegakan hukum. Ia menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di STIK-PTIK. Pada 2019, ia mengikuti Office Course di Victoria University of Wellington, Selandia Baru.
Empat tahun kemudian, ia menjadi perwakilan Polri dalam The International Forum on Police Cooperation-Combating Transnational Crime di Taiwan.
Lintasan karier tersebut memperlihatkan pengalaman Ade Harri di sejumlah bidang penegakan hukum, mulai dari tindak pidana khusus, tindak pidana umum, hingga pemberantasan narkotika.
Genap dua dekade mengabdi di Korps Bhayangkara, Ade Harri kini mendapat medan tugas baru di Kotabaru. Pengalaman memburu jaringan narkoba menjadi modal, tetapi jabatan Kapolres menuntut cakupan tanggung jawab yang lebih luas: menjaga keamanan, menekan kriminalitas, dan memastikan hukum hadir di tengah masyarakat.
Amanah itu sekaligus menjadi ujian baru bagi perwira yang kariernya banyak ditempa di medan penegakan hukum.
“Mohon doa dan dukungan agar saya dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Ade Harri, seperti dikutip dari detik.com.
Editor Cor


