![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama kepada pengusaha nasional asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025), bertepatan dengan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Haji Isam menjadi satu dari enam pengusaha yang menerima penghargaan bersama 141 tokoh bangsa lainnya. Negara menilai kiprahnya berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus membuka ribuan lapangan kerja.
“Beliau berjasa luar biasa dalam membangun perekonomian, terutama melalui sektor usaha yang strategis dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” ujar pembawa acara dalam prosesi penganugerahan.
Media DetikFinance menulis, Haji Isam layak mendapat kehormatan ini karena kontribusinya melalui sektor pertambangan, energi, transportasi, dan infrastruktur yang memberi dampak luas pada ekonomi nasional. KumparanBisnis menyoroti keterlibatannya dalam proyek ketahanan pangan.
“Haji Isam terlibat dalam proyek food estate di Papua seluas 1 juta hektare, bahkan memesan 2.000 ekskavator dari China untuk mendukung program tersebut,” tulis Kumparan.
Sementara itu, detikKalimantan menekankan perjalanan hidupnya yang inspiratif.
“Dari pekerja kayu, tukang tebang, hingga sopir angkutan, Haji Isam kini menjelma sebagai pengusaha besar Kalimantan dengan kerajaan bisnis Jhonlin Group,” tulis Detik.
Kiprah Haji Isam dalam dunia usaha memang tidak diragukan lagi. Ia dikenal sebagai figur pekerja keras yang membangun usaha dari nol hingga menjadi konglomerat besar dengan ribuan karyawan. Dari sektor energi, transportasi, hingga pabrik biodiesel, kontribusinya disebut tidak hanya berdampak di tingkat lokal, tetapi juga bagi perekonomian nasional.
Kebanggaan ini juga dirasakan masyarakat Kalimantan Selatan. Figur Haji Isam yang lahir dan besar di tanah Banua kini diakui negara sebagai tokoh nasional. Kehadirannya di Istana Negara disebut menjadi simbol bahwa putra daerah Kalsel mampu memberi kontribusi besar bagi Indonesia.
Selain Haji Isam, penghargaan Bintang Mahaputera Utama juga diberikan kepada Hashim Djojohadikusumo, Maher Algadrie, almarhum Soegeng Sarjadi, Abdussamad Sulaiman HB, dan Teddy Sutadi Kardin.
Penganugerahan ini menegaskan apresiasi negara terhadap tokoh bangsa yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Editor redaksi

