![]() |
| Si raja demo Aliansyah akan kembali mengelegar |
MEDIAWARTA.NET, BANJARBARU – Nama yang sempat meredup di panggung aksi, kini kembali menggelegar. Aliansyah , aktivis vokal banua yang dijuluki Si Raja Demo, resmi turun gunung dengan amunisi baru: membongkar borok korupsi para mantan bupati di Kalimantan Selatan.
Pada Kamis, 4 September 2025, ia akan memimpin aksi besar-besaran yang menyasar kasus-kasus korupsi kelas kakap yang selama ini dianggap berjalan di tempat.
Targetnya jelas: tiga mantan bupati yang kini tengah digeret dalam pusaran hukum.
- Zairullah Azhar, mantan Bupati Tanah Bumbu, yang disebut-sebut jadi aktor utama kasus korupsi dan kini tengah diadili di Pengadilan Tipikor Banjarmasin.
- Sukamta, mantan Bupati Tanah Laut, terjerat proyek film dokumenter senilai Rp5 miliar—padahal seluruh fraksi DPRD secara resmi menolak penganggarannya.
- Anang Syakhfiani, mantan Bupati Tabalong, sudah berstatus tersangka dalam dugaan korupsi kerja sama pengolahan karet (Bokar) lewat Perumda Tabalong Jaya Persada tahun 2019.
Aliansyah menegaskan, kasus-kasus itu hanyalah puncak gunung es. Ia mengaku akan menyeret pula dugaan penyalahgunaan anggaran di sejumlah proyek infrastruktur di Kotabaru, Tanah Bumbu, Tanah Laut, dan Tabalong.
"Jangan lagi hukum hanya menyasar aktor kecil. Publik muak melihat para dalang korupsi bisa melenggang bebas. Sudah saatnya penegak hukum membuktikan keberanian mereka, transparan dan tanpa pandang bulu!” tegasnya, Kamis (28/8/25).
Rencananya, aksi demonstrasi bakal digelar damai di beberapa titik panas, termasuk depan Kejaksaan Tinggi Kalsel dan Ditreskrimsus Polda Kalsel.
Kembalinya Si Raja Demo ini diprediksi bakal mengguncang panggung politik dan hukum di banua. Publik menanti, apakah aksi ini hanya jadi riak sesaat, atau benar-benar menjadi gelombang yang menyeret para koruptor ke meja hijau tanpa ampun.
Editor redaksi


