![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET, Banjarmasin – Ada yang berbeda dalam unjuk rasa mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Jika biasanya aksi massa meninggalkan jejak sampah dan kotoran, kali ini justru berakhir dengan pemandangan yang menampar stigma lama: mahasiswa bersama rakyat bergotong royong membersihkan area aksi (01/09/2025).
Usai menyampaikan tuntutan dengan suara lantang, para mahasiswa tidak langsung bubar. Mereka sigap mengumpulkan botol, kertas, dan sisa atribut yang tercecer. Sebuah bukti nyata bahwa aspirasi tidak harus diwarnai dengan kotoran atau kerusakan.
Tindakan sederhana namun sarat makna ini menjadi simbol kepedulian pada Banua tercinta. Mereka membuktikan, keberanian menyuarakan hati nurani bisa berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga lingkungan.
Inilah wajah baru pergerakan mahasiswa di Kalsel: tajam mengkritik, tegas menuntut, tapi tetap beradab dan humanis. Sebuah pelajaran berharga bahwa demokrasi bukan hanya soal berteriak di jalan, melainkan juga soal meninggalkan kebaikan setelahnya.
Editor redaksi

