;head> https://schema.org 228 Ribu Penerima Manfaat ESG PNM Tersentuh Program Berkelanjutan

test

228 Ribu Penerima Manfaat ESG PNM Tersentuh Program Berkelanjutan

Redaksi
Rabu, 31 Desember 2025

 

Doc istimewa 

Jakarta — Praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) kian menjadi tolok ukur keberlanjutan bisnis di Indonesia. Hingga Desember 2024, sekitar 94 persen emiten di Bursa Efek Indonesia telah menerbitkan laporan keberlanjutan—menandai menguatnya tuntutan transparansi, tata kelola, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan.


Dorongan regulator turut mempercepat tren tersebut. Bursa Efek Indonesia meluncurkan modul ESG Reporting untuk meningkatkan akurasi data non-finansial, sekaligus membantu investor menilai kinerja jangka panjang perusahaan dari sisi dampak sosial dan lingkungan.


Di level implementasi, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) membawa semangat ESG ke basis masyarakat melalui tiga pilar: sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pendekatan ini diterjemahkan dalam program pemberdayaan konkret yang menyasar komunitas akar rumput.


Hingga November 2025, PNM mencatat lebih dari 228 ribu penerima manfaat dari berbagai program berkelanjutan. Ruang Pintar, PNM Scholarship, dan Madani Vokasi Academy (MVA) menjadi andalan. MVA, misalnya, membukukan Social Return on Investment (SROI) 2,51—setiap satu rupiah investasi sosial menghasilkan dampak ekonomi dan sosial lebih dari dua kali lipat.



Konsistensi itu berbuah pengakuan. PNM meraih penghargaan Indonesia Sustainability Awards untuk kategori The Best Company for The Community Empowerment Programme dan The Best Company for Comprehensive ESG Implementation Practices, menegaskan fokus pada pemberdayaan ultra mikro dan komunitas lokal.



Dampak program terasa di lapangan. Aan Andasari, nasabah PNM Mekaar di Bekasi, mengolah limbah jeans menjadi produk bernilai jual sembari memberdayakan anak-anak pemulung di sekitarnya. “Mereka belajar berkreasi dari sisa bahan yang dulu dianggap tak berguna, kini menghasilkan uang,” kata Aan, Selasa (30/12/2025).



Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan ESG di PNM diarahkan pada manfaat nyata. “Bukan sekadar komitmen di atas kertas. Pemberdayaan ini mendorong peran ibu-ibu menjaga lingkungan sekaligus menguatkan komunitas,” ujarnya.



Melalui kampanye #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, PNM menempatkan kebutuhan masyarakat dan kelestarian lingkungan sebagai inti layanan—menjadikan keberlanjutan sebagai kerja harian, bukan slogan.


Editor Cor 

Related Posts