![]() |
| Humas Polres Balangan |
MEDIAWARTA.NET,Balangan — Polres Balangan mencatat peningkatan jumlah tindak kriminalitas sepanjang tahun 2025. Total terdapat 189 kasus kejahatan yang ditangani, naik dibandingkan 180 kasus pada 2024 atau meningkat sekitar 5 persen.
Data tersebut disampaikan Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi dalam konferensi pers rilis akhir tahun yang digelar di Mapolres Balangan, Selasa (31/12/2025). Paparan disampaikan bersama Wakapolres, Kabag Ops, Kasatreskrim, dan Kasi Humas.
“Sepanjang 2025 kami menangani 189 kasus kriminalitas. Angka ini meningkat sembilan kasus dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Yulianor.
Berdasarkan klasifikasi, kejahatan konvensional masih mendominasi dengan 127 kasus. Sementara kejahatan transnasional tercatat sebanyak 60 kasus, dan dua kasus masuk kategori kejahatan terhadap kekayaan negara atau dugaan korupsi.
Kasatreskrim Polres Balangan Iptu Joko Supriadi menyebut, jenis kejahatan yang paling banyak terjadi adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta pencurian dengan pemberatan, khususnya pembongkaran rumah.
“Kedua jenis kejahatan ini paling sering dilaporkan dan menjadi perhatian utama karena berdampak langsung pada rasa aman masyarakat,” ujarnya.
Sebagai perbandingan, pada 2024 Polres Balangan mencatat penyelesaian 182 kasus, termasuk penuntasan perkara sisa dari tahun sebelumnya.
Merespons tren kenaikan tersebut, Kapolres menegaskan sejumlah langkah penguatan pengamanan akan dilakukan pada 2026. Di antaranya optimalisasi layanan Call Center 110, peningkatan kesiapsiagaan satuan Samapta, serta intensifikasi patroli di titik rawan, terutama pada malam hari.
Selain itu, Polres Balangan akan memperkuat koordinasi dengan tokoh masyarakat serta RT/RW dalam menjaga keamanan lingkungan. Penggunaan kamera ETLE juga akan dimaksimalkan sebagai sarana pengawasan di lokasi strategis, disertai peningkatan cyber patrol untuk mendeteksi potensi kejahatan berbasis digital.
“Kami juga akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan kejahatan dan kewaspadaan terhadap modus baru,” kata Yulianor.
Mengakhiri pemaparannya, Kapolres menegaskan target menurunkan angka kriminalitas pada 2026 serta mengajak masyarakat terlibat aktif menjaga keamanan lingkungan.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Partisipasi masyarakat sangat menentukan,” ujarnya.

