![]() |
| Humas Polres Tabalong |
MEDIAWARTA.NET,Tabalong – Kepolisian bersama unsur pemerintah daerah dan TNI turun langsung meninjau serta menangani dampak banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Sabtu sore, 27 Desember 2025. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus mempercepat penanganan di lapangan.
Kegiatan diawali dengan apel keberangkatan penanganan bencana sekitar pukul 15.00 Wita. Apel dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabalong, Aris Fahrozi, dan dihadiri perwakilan TNI dari Kodim 1008/Tabalong serta Kapolsek Muara Uya, Ipda Rahmadi Ansyar.
Usai apel, tim gabungan BPBD, TNI, dan Polri melakukan monitoring langsung ke wilayah terdampak banjir. Pemantauan dimulai sekitar pukul 15.30 Wita dengan menyasar sejumlah desa yang terdampak cukup parah.
Hasil pemantauan menunjukkan banjir merendam Desa Muara Uya, Desa Uwi, Desa Binjai, dan Desa Salikung. Namun, monitoring di Desa Binjai RT 2 terpaksa dihentikan karena akses jalan terendam banjir setinggi sekitar 170 sentimeter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Kapolsek Muara Uya Ipda Rahmadi Ansyar menegaskan kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat terdampak.
“Polri bersama stakeholder terus melakukan monitoring dan koordinasi untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus membantu masyarakat. Personel juga kami turunkan untuk mendukung dapur umum yang disiapkan Dinas Sosial,” ujar Rahmadi.
Ia menyebut koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat, terutama untuk wilayah yang masih terisolasi akibat genangan air tinggi.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo, melalui PS Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Joko Sutrisno, menegaskan Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga terlibat aktif dalam penanganan kemanusiaan saat bencana.
“Kehadiran Polri di lapangan adalah bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat. Kami mendukung penuh langkah cepat yang dilakukan Polsek Muara Uya bersama BPBD, TNI, dan pemerintah daerah,” kata Joko.
Polres Tabalong juga mengimbau warga di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

