;head> https://schema.org Polda Kalsel Kerahkan Dapur Lapangan dan Water Treatment, Ribuan Warga Banjir Terbantu

test

Polda Kalsel Kerahkan Dapur Lapangan dan Water Treatment, Ribuan Warga Banjir Terbantu

Redaksi
Sabtu, 17 Januari 2026


Istimewa 



MEDIAWARTA.NET,Banjar — Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan mengerahkan kendaraan dapur lapangan (Randurlap) dan unit water treatment untuk membantu warga terdampak banjir di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi.



Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, mengatakan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan meninjau langsung lokasi banjir sekaligus memastikan seluruh sarana bantuan berfungsi optimal.




“Sejak awal banjir, Polda Kalsel sudah menurunkan personel serta mengoperasikan Randurlap dan kendaraan water treatment. Sarana ini telah berada di lokasi sekitar 17 hari,” ujar Adam, Sabtu (17/1/2026).



Kapolda menjelaskan, dapur lapangan setiap hari memproduksi sekitar 3.500 hingga 4.000 porsi makanan untuk warga yang mengungsi maupun masyarakat sekitar. Distribusi dilakukan secara merata di sejumlah titik terdampak.


Selain itu, unit water treatment milik Polda Kalsel mampu menghasilkan hingga 6.000 liter air bersih per hari. Air tersebut dimanfaatkan langsung oleh masyarakat yang kesulitan akses air bersih akibat genangan banjir.


“Kami melihat langsung air bersih hasil water treatment digunakan warga. Ini sangat membantu di tengah kondisi darurat,” kata Kapolda.



Di sisi lain, Polda Kalsel juga memastikan aspek keamanan lingkungan tetap terjaga. Personel Polsek Martapura Barat dan Polres Banjar rutin melaksanakan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan pengungsi.


“Patroli terus dilakukan agar rumah warga tetap aman dan masyarakat yang mengungsi merasa tenang,” ujarnya.


Polda Kalsel menegaskan, seluruh dukungan kemanusiaan tersebut akan terus diberikan hingga banjir di Martapura Barat benar-benar surut dan warga dapat kembali menjalani aktivitas normal.

Related Posts