;head> https://schema.org Marinir Hantam OPM, KSAL Ganjar Satgas Tempur Papu

test

Marinir Hantam OPM, KSAL Ganjar Satgas Tempur Papu

Redaksi
Rabu, 06 Mei 2026

 

Teks Foto:Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menganugerahkan penghargaan tertinggi kepada dua satuan tugas Korps Marinir yang dinilai mencetak capaian signifikan dalam operasi di Papua. 



MEDIAWARTA.NET, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menganugerahkan penghargaan tertinggi kepada dua satuan tugas Korps Marinir yang dinilai mencetak capaian signifikan dalam operasi di Papua. Penghargaan diberikan setelah prajurit baret ungu dilaporkan berhasil melumpuhkan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) serta merebut puluhan markas yang disebut sebagai basis pemberontak.


Penganugerahan berlangsung dalam apel komandan satuan 2026 di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Jakarta, Senin (4/5). Momentum ini sekaligus menjadi panggung evaluasi dan penegasan kinerja operasi satuan tempur TNI AL di wilayah rawan konflik.


Satuan Tugas Yonif 10 Marinir Gobang IV yang beroperasi di wilayah Maybrat, Papua Barat Daya, mencatatkan capaian besar dengan menguasai 56 markas OPM. Dalam operasi di Kampung Imsun dan Kampung Kisor, pasukan ini juga dilaporkan melumpuhkan 10 personel kelompok separatis.


Sementara itu, Satgas Yonif 4 Marinir Gobang V meraih predikat sebagai satuan dengan kinerja terbaik versi Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Satuan ini disebut berhasil mengamankan berbagai jenis senjata api, amunisi, hingga atribut bendera Bintang Kejora pascakontak tembak di Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire.


Selain keberhasilan operasi militer, kedua satgas ini juga menuai pujian atas pendekatan teritorial yang menyentuh langsung masyarakat. Prajurit terlibat dalam berbagai aksi sosial, mulai dari pelayanan kesehatan gratis, pembangunan tempat ibadah, hingga pemasangan lampu tenaga surya untuk penerangan desa-desa terpencil.


Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi menyatakan kebanggaannya atas profesionalisme prajurit di lapangan. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari disiplin tinggi dan semangat juang yang konsisten dalam setiap penugasan.


“Pencapaian ini adalah implementasi nyata dari semangat juang dan profesionalisme prajurit petarung Korps Marinir dalam setiap penugasan. Kehadiran kita harus menjadi pelindung serta pengayom bagi rakyat,” ujar Endi.


“Keberhasilan ini membuktikan prajurit Marinir memiliki kemampuan tempur unggul sekaligus mampu menjalankan pendekatan teritorial yang humanis. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasi dan loyalitas yang kalian tunjukkan di medan tugas,” tegas Ali, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Selasa (5/5).


Melalui capaian ini, TNI AL menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Papua ditempuh melalui kombinasi operasi tempur yang tegas dan pendekatan sosial yang terukur. Strategi ini diklaim efektif dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara di wilayah konflik.



Editor Cor 

Related Posts