MEDIAWARTA.NET BANJARBARU — kembali menggelar penilaian Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) sebagai upaya memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat hingga tingkat RT. Program tahunan tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan keamanan swakarsa melalui keterlibatan aktif warga.
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi instruksi Mabes Polri melalui program Sabuk Kamtibmas. Pernyataan itu disampaikan berdasarkan keterangan Direktur Binmas Polda Kalsel, Kombes Pol Sri Damar Alam.
Menurut Dirbinmas, penilaian Satkamling bukan sekadar perlombaan, melainkan langkah konkret membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.
“Target kami setiap RT minimal memiliki satu Satkamling aktif. Peran Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keamanan swakarsa,” ujar Kombes Pol Sri Damar Alam usai pelaksanaan penilaian Satkamling di Komplek Green Tasbih RT 06 RW 04, Kelurahan Loktabat Selatan, Kota , Minggu (10/5/2026) malam.
Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat dalam program tersebut tergolong tinggi. Sebanyak 4.080 Satkamling dari seluruh wilayah hukum Polda Kalsel tercatat ikut dalam penilaian tahun ini.
Penilaian dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat Polres, kemudian berlanjut ke tingkat Polda. Pos Satkamling terbaik nantinya akan mewakili Kalimantan Selatan dalam lomba tingkat nasional di Mabes Polri.
Tahapan penilaian dibagi dalam tiga fase. Minggu pertama dilakukan seleksi di tingkat Polres, minggu kedua di tingkat Polda, dan minggu ketiga penentuan wakil daerah menuju kompetisi nasional.
Melalui program tersebut, Polda Kalsel berharap budaya menjaga keamanan lingkungan dapat semakin mengakar di tengah masyarakat sehingga situasi kamtibmas di Kalimantan Selatan tetap kondusif.

