-->

BEM Kalsel Kepung DPRD, Desak Evaluasi MBG hingga Reformasi Polri

Redaksi
, Juni 19, 2026 WIB Last Updated 2026-06-19T13:28:08Z
---

 

Istimewa 


MEDIAWARTA.NET BANJARMASIN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalimantan Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin Tengah, Jumat (19/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan mulai dari evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penyesuaian harga BBM, hingga reformasi Polri.


Sekitar 40 peserta aksi yang dipimpin koordinator lapangan Ahmad Munawir Sazali dari BEM UIN membawa megaphone, bendera, dan berbagai poster bernada kritik. Sejumlah tulisan yang mencolok di antaranya berbunyi “Reformasi Indonesia”, “Maling Berkedok Gizi”, serta “Dicari 11 Perwakilan Rakyat Dapil Kalsel”.


Massa menuntut pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis dengan sejumlah poin, antara lain moratorium sementara untuk evaluasi total, transparansi hasil evaluasi, penolakan praktik oligarki dan konflik kepentingan, pemberdayaan ekonomi rakyat, audit publik, serta pengawasan berkala.


Selain itu, mahasiswa juga mendesak pemerintah pusat menyesuaikan harga BBM agar lebih berpihak kepada kondisi ekonomi masyarakat. Mereka turut menolak revisi Undang-Undang Polri dan meminta reformasi Polri dilakukan secara menyeluruh. Tuntutan lainnya adalah peningkatan kesejahteraan pendidikan, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).


Aksi diawali dengan berkumpulnya massa di kawasan Patung Bekantan, Jalan Kapten Pierre Tendean. Sekitar pukul 15.20 WITA, peserta melakukan long march menuju Kantor DPRD Kalsel dan secara bergantian menyampaikan orasi.


Perwakilan massa kemudian diterima jajaran pimpinan DPRD Kalsel, yakni Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, Wakil Ketua DPRD Kalsel H.M. Alpiya Rakhman, Wakil Ketua DPRD Kalsel H. Kartoyo, serta Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Gusti Iskandar Sukma Alamsyah.


Dalam rangkaian aksi, mahasiswa juga melakukan tabur bunga sebagai simbol matinya demokrasi. Menjelang berakhirnya kegiatan, Ketua DPRD Kalsel menandatangani dokumen tuntutan yang diajukan peserta aksi.


Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polresta Banjarmasin yang dipimpin Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul Rein Krisman Siregar didampingi Wakapolresta Banjarmasin AKBP Arwin Amrih Wientama bersama pejabat utama Polresta Banjarmasin.


Plh Kapolresta Banjarmasin melalui Kasi Humas Polresta Banjarmasin Ipda Adi Harry Sucahyo, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum. 


“Polresta Banjarmasin berkomitmen memberikan pengamanan maksimal terhadap setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum sehingga berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Alhamdulillah seluruh rangkaian aksi berjalan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas,” ujarnya.


Aksi berakhir sekitar pukul 17.45 WITA. Setelah melakukan konsolidasi singkat, massa membubarkan diri dan meninggalkan lokasi. Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi aksi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


Editor Cor 

Komentar

Tampilkan

Terkini