MEDIAWARTA.NET BANJARMASIN – Keselamatan transportasi publik kembali menjadi perhatian Satlantas Polresta Banjarmasin. Melalui program “Polantas Menyapa Driver Trans Bakula”, jajaran Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menggelar penyuluhan serta peningkatan kompetensi bagi para pramudi Bus BTS Trans Banjarbakula di Kantor BPTD Kelas II Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang diikuti para pengemudi Bus BTS Trans Banjarbakula tersebut difokuskan pada peningkatan pemahaman mengenai keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta penguatan tanggung jawab pengemudi angkutan umum dalam menjaga keselamatan penumpang.
Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Embang Pramono, S.H., M.H., melalui Kanit Kamsel Satlantas Polresta Banjarmasin Ipda Ni Made Laksmi Sukmaningtyas, S.Tr.K., menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi budaya kerja yang melekat pada setiap pramudi, bukan sekadar kewajiban administratif.
“Pramudi angkutan umum memegang peranan penting dalam menjaga keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya. Melalui kegiatan ini, kami memberikan penguatan pemahaman mengenai aturan lalu lintas, teknik berkendara yang aman, serta pentingnya disiplin dan tanggung jawab saat bertugas. Kami berharap para pengemudi BTS Trans Banjarbakula dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan kerja maupun di masyarakat,” ujarnya.
Menurut Laksmi, pengemudi transportasi publik berada di garis depan pelayanan masyarakat sehingga kualitas kompetensi dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor utama dalam menekan risiko kecelakaan di jalan raya.
Ia menambahkan, sinergi antara Satlantas Polresta Banjarmasin, BPTD Kelas II Provinsi Kalimantan Selatan, dan para pramudi BTS Trans Banjarbakula menjadi langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus memperkuat sistem transportasi publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Selain meningkatkan wawasan para pramudi mengenai aspek keselamatan berkendara, program tersebut juga mempererat koordinasi antarinstansi dalam mendukung terciptanya lalu lintas yang berkeselamatan di wilayah Banjarbakula.
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat perkotaan, upaya peningkatan kompetensi pengemudi angkutan umum dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Sebab, keselamatan penumpang tidak hanya ditentukan kondisi armada, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang berada di balik kemudi.
Editor Cor


