-->

Kabut Asap Mengancam, Polres Tanah Laut Turun Lindungi Warga

Redaksi
, Agustus 28, 2026 WIB Last Updated 2026-08-28T05:51:27Z
---

 

Istimewa 

MEDIAWARTA.NET,TANAH LAUT — Polres Tanah Laut bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut menggelar bakti kesehatan bagi warga terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di halaman Mapolsek Bati Bati, Jumat, 28 Agustus 2026. Pemeriksaan medis dan edukasi kesehatan diberikan untuk mengantisipasi gangguan pernapasan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).


Kabut asap karhutla tak hanya mengusik jarak pandang. Paparan asap juga menjadi ancaman langsung bagi kesehatan masyarakat, terutama ketika konsentrasi asap meningkat dan aktivitas warga di luar ruangan sulit dihindari.


Dalam kegiatan itu, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., turun langsung bersama pejabat utama Polres Tanah Laut, Kapolsek Bati Bati, personel Sidokkes Polres Tanah Laut, serta petugas Puskesmas Bati Bati dan Puskesmas Bentok.


Warga yang terdampak mendapat pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi gangguan yang muncul akibat paparan kabut asap. Petugas juga memberikan edukasi mengenai langkah pencegahan, khususnya untuk menekan risiko gangguan pada saluran pernapasan.


Polres Tanah Laut mengingatkan warga agar tidak menganggap remeh gejala kesehatan akibat asap. Batuk, sesak napas, iritasi mata hingga keluhan pernapasan lainnya menjadi tanda yang perlu segera diperiksa di fasilitas kesehatan.


Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan mengatakan bakti kesehatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri bersama pemerintah daerah ketika masyarakat menghadapi dampak karhutla.


“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak kabut asap Karhutla. Polres Tanah Laut bersama Dinas Kesehatan hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan serta memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau, khususnya dalam mencegah gangguan pernapasan seperti ISPA,” ujar Ricky.


Ia meminta masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah ketika kabut asap semakin pekat. Penggunaan masker saat berada di luar ruangan juga menjadi langkah penting untuk mengurangi paparan asap.


Menurut Ricky, penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman api. Dampak asap yang menyebar ke permukiman membawa persoalan lain berupa ancaman terhadap kesehatan warga.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan. Selain itu, mari kita bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla, karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat,” tegasnya.


Polres Tanah Laut mengajak masyarakat ikut mencegah munculnya titik api. Kesadaran warga dinilai menjadi bagian penting dalam memutus rantai karhutla sekaligus mengurangi ancaman kabut asap.


“Bersama kita peduli, bersama kita sehat. Cegah ISPA, lindungi diri dari asap Karhutla,” pungkas Ricky.

Komentar

Tampilkan

Terkini