-->

Pasien Meninggal, UGD Sungai Ulin Disorot

Redaksi
, Agustus 28, 2026 WIB Last Updated 2026-08-28T10:57:37Z
---

 

Ilustrasi 




MEDIAWARTA.NET,BANJARBARU – Suratmin (61), pasien yang sempat dibawa ke UGD Puskesmas Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, setelah mengalami kejang hebat hingga mulut berbusa, akhirnya meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi sehari setelah pasien disebut datang ke fasilitas tersebut dalam kondisi membutuhkan pertolongan darurat.


Suratmin dibawa rekannya, Ahmad Aini (45), ke Puskesmas Sungai Ulin pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Saat tiba, pengantar pasien menyebut tidak menemukan petugas yang berjaga di ruang UGD.


Pasien yang tengah mengalami kondisi darurat itu disebut tidak mendapatkan penanganan di lokasi. Suratmin kemudian dibawa untuk mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan lainnya.


Sehari berselang, kabar duka datang. Suratmin dinyatakan meninggal dunia.


Pasien datang mencari pertolongan. UGD disebut kosong. Kini pasien telah meninggal.


Rangkaian peristiwa tersebut kini menuntut jawaban terbuka dari Puskesmas Sungai Ulin dan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.


Hingga Jumat (28/8/2026), menurut informasi yang diperoleh, belum ada permintaan maaf maupun penjelasan resmi dari pihak Puskesmas Sungai Ulin kepada keluarga pasien terkait peristiwa tersebut.


Tidak adanya penjelasan itu menjadi persoalan tersendiri. Sebab ketika sebuah fasilitas pelayanan kesehatan menjadi tempat warga mencari pertolongan dalam kondisi darurat, publik berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


Apakah benar tidak ada petugas di ruang UGD ketika Suratmin datang? Mengapa pasien tidak memperoleh penanganan di tempat? Siapa yang bertanggung jawab atas kesiapsiagaan layanan pada saat itu? Dan mengapa hingga pasien meninggal dunia belum ada penjelasan resmi kepada keluarga?


Pertanyaan itu bukan tuduhan. Itu pertanyaan publik yang membutuhkan jawaban.


Kematian Suratmin tidak boleh ditutup dengan kesunyian administrasi. Puskesmas Sungai Ulin dan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru perlu menjelaskan kronologi kejadian secara terang, termasuk pelayanan yang diterima pasien sejak tiba hingga akhirnya dibawa meninggalkan puskesmas.


UGD bukan ruang pajangan. Ketika pasien datang dalam kondisi darurat, yang dibutuhkan adalah petugas yang siap bertindak.


Redaksi masih meminta konfirmasi resmi kepada Puskesmas Sungai Ulin dan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru mengenai kejadian tersebut, termasuk respons terhadap keluarga pasien setelah Suratmin meninggal dunia.


Editor Cor 

Komentar

Tampilkan

Terkini