![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET Tabalong – Dentuman misterius di sore hari berubah jadi petaka. Sebuah rumah sekaligus warung milik Elis Triani (50), warga Desa Kembang Kuning RT 03 Kecamatan Haruai, hangus dilahap si jago merah pada Rabu (27/08/25).
Bangunan yang diketahui sedang disewa Norlina itu terbakar hebat ketika penyewa tidak berada di rumah. Asap pekat mengepul, membuat warga sekitar panik. Siti Nurhasanah (45), saksi mata sekaligus tetangga, mengaku mendengar suara letupan keras sesaat sebelum api membubung tinggi.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., melalui PS Kasi Humas IPTU Joko Sutrisno, membenarkan dugaan asal api.
“Menurut keterangan saksi, terdengar suara letupan sebelum api membesar. Diduga sumber api berasal dari ledakan tabung gas 12 kg atau korsleting listrik yang kemudian membakar seluruh isi rumah,” ungkapnya.
Barang dagangan, dua kulkas, tabung gas, hingga ATM dan buku tabungan ikut jadi abu. Api yang melalap bangunan berbahan kayu itu baru bisa ditaklukkan sekitar pukul 17.45 WITA setelah Damkar Tanjung, UPBS Haruai, Damkar Marindi, UPBS Wirang, relawan, dan warga berjibaku menyemprotkan air dari segala arah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta, dengan rincian Rp10 juta milik penyewa dan Rp15 juta milik pemilik rumah.
Sore itu, dentuman kecil menjelma bencana besar. Hanya dalam hitungan menit, rumah dan warung yang sehari-hari jadi tempat mencari nafkah berubah jadi puing hitam penuh arang.
Editor redaksi




