![]() |
MEDIAWARTA.NET Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan di awal 2026. Dalam mutasi tersebut, tujuh perwira menengah berpangkat Komisaris Besar (Kombes) resmi pecah bintang menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).
Promosi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Mutasi ini merupakan bagian dari rotasi rutin organisasi Polri untuk penyegaran struktur serta penguatan kepemimpinan di level perwira tinggi.
Tujuh Kombes yang memperoleh kenaikan pangkat bintang satu tersebut adalah Jermias Rontini, Dede Ruhiat Djunaedi, Thomas Widodo Rahino, Muhajir, Edy Suranta Sitepu, I Made Sukawijaya, dan Abas Basuni.
Sejumlah perwira yang dipromosikan menempati posisi strategis. Jermias Rontini dipercaya mengemban jabatan sebagai Kapolda Papua Tengah, sementara Muhajir mengisi posisi Wakil Kepala Polda Papua. Di lingkungan Bareskrim Polri, Dede Ruhiat Djunaedi dan Edy Suranta Sitepu menempati jabatan pengawasan dan pembinaan fungsi penegakan hukum. Adapun I Made Sukawijaya bertugas di jajaran Korpolairud Baharkam Polri, sementara Abas Basuni mengisi jabatan di bidang kesejarahan dan pengembangan institusi Polri.
Mutasi dan promosi ini dilakukan bersamaan dengan rotasi puluhan perwira lainnya, baik di tingkat Mabes Polri maupun di jajaran kepolisian daerah. Polri menyebut kebijakan tersebut sebagai bagian dari manajemen sumber daya manusia untuk menjawab tantangan tugas ke depan, termasuk pengamanan agenda nasional dan stabilitas keamanan di daerah.
Promosi tujuh Kombes menjadi Brigjen ini sekaligus mempertebal barisan perwira tinggi Polri di awal tahun 2026, di tengah sorotan publik terhadap kinerja dan profesionalisme institusi kepolisian.
Editor Cor

