;head> https://schema.org GATSBY National Barber League Kalsel Sedot 150 Barber se-Kalimantan, BBC Satukan Owner Barbershop Menuju Panggung Dunia

test

GATSBY National Barber League Kalsel Sedot 150 Barber se-Kalimantan, BBC Satukan Owner Barbershop Menuju Panggung Dunia

Redaksi
Selasa, 03 Februari 2026

 

Istimewa 

MEDIAWARTA.NET,BANJARMASIN — GATSBY National Barber League yang digelar dalam rangkaian The Road to Bali Barber Expo 2026 menjelma magnet besar bagi industri barber Kalimantan. Sedikitnya 150 barber dari berbagai daerah di Pulau Kalimantan memadati ajang yang diinisiasi Borneo Barber Connect (BBC), Selasa (3/2/2026).


Event ini menegaskan Kalimantan Selatan bukan sekadar penonton, melainkan salah satu episentrum pertumbuhan industri barber nasional.



Ketua BBC Kalimantan Selatan, Andos, menegaskan kegiatan tersebut jauh melampaui sekadar kompetisi potong rambut. Menurutnya, GATSBY National Barber League merupakan bagian dari strategi jangka panjang membangun ekosistem barber yang kuat dan berkelanjutan di daerah.



“Ini bukan hanya lomba. Acara ini kami gelar tiga kali dalam setahun sebagai upaya serius memajukan industri barber di Kalimantan. Hari ini kita pusatkan di Kalimantan Selatan sebagai ruang bersama untuk tumbuh,” ujar Andos.



Ia menekankan pentingnya menyatukan para pemilik barbershop dalam satu wadah kolektif. Tanpa solidaritas, kata dia, industri barber akan sulit berkembang secara profesional.


“Hari ini kita satukan seluruh owner barbershop. Hanya dengan kebersamaan, industri barber Kalimantan Selatan bisa naik kelas dan punya daya saing,” tegasnya.



Antusiasme peserta menjadi cermin kuatnya gairah industri ini. Sekitar 150 barber se-Kalimantan tercatat mengikuti kegiatan, menjadikannya salah satu perhelatan barber terbesar yang pernah digelar di regional Kalimantan.


“Jumlah peserta hari ini sekitar 150 barber. Ini bukti semangat untuk maju dan berkembang itu nyata,” kata Andos.



GATSBY National Barber League di Kalsel juga menandai konsistensi panjang BBC. Sejak pertama kali digelar pada 2017, event ini kini memasuki penyelenggaraan ke-20.


“Artinya ini bukan event musiman. Ini gerakan jangka panjang untuk membangun profesi barber sebagai industri kreatif yang bermartabat,” ujarnya.


Lebih jauh, Andos berharap ajang ini mampu mengubah cara pandang terhadap profesi barber. Ia mendorong para pelaku untuk tidak berhenti sebagai tukang cukur semata.


“Barber tidak boleh stagnan. Mereka harus naik kelas—jadi pengajar, konten kreator, bahkan entrepreneur di bidang barber,” ungkapnya.



Dalam event tersebut juga digelar berbagai battle skill mencukur untuk menjaring barber terbaik. Para pemenang akan disiapkan melangkah ke level yang lebih tinggi.


“Dari lomba hari ini kita pilih juara terbaik yang bisa melangkah ke tingkat nasional bahkan internasional,” tambah Andos.



Dukungan sponsor utama, GATSBY, membuka peluang global bagi para juara. Tidak hanya penghargaan, pemenang juga berkesempatan menembus pasar internasional.


“Dengan dukungan sponsor, peluang go internasional terbuka lebar, termasuk kesempatan ke Jepang. Inilah yang membuat event ini menjadi pintu masa depan,” tutup Andos.



Dengan sokongan brand internasional, jaringan komunitas yang solid, serta visi besar Borneo Barber Connect, Kalimantan Selatan kian mantap melangkah sebagai salah satu pusat baru industri barber Indonesia. 


Wrinter chan 

Related Posts