![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET,BALANGAN — Kepolisian Resor Balangan menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan dengan menggelar aksi gotong royong membersihkan ruang terbuka publik di Taman Sanggam, Paringin, Jumat (6/2/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Balangan AKBP Dr. Yulianor Abdi bersama jajaran pejabat utama Polres Balangan.
Sejak pukul 08.30 Wita, ratusan personel Polres Balangan berkumpul di kawasan taman kota tersebut. Tanpa seremoni panjang, para anggota langsung menyisir area taman, mengangkut sampah yang berserakan, serta menata kembali lingkungan ruang terbuka yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kepolisian menegaskan kegiatan tersebut sebagai langkah membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi keberlanjutan ekosistem perkotaan.
Tak hanya melibatkan personel tingkat Polres, kegiatan gotong royong juga dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polsek di masing-masing kecamatan wilayah hukum Polres Balangan. Langkah ini menunjukkan pendekatan menyeluruh dalam mendukung gerakan kebersihan lingkungan.
Kegiatan tersebut juga disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait penanganan persoalan sampah nasional sekaligus dukungan terhadap gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Melalui Kasi Humas Polres Balangan AKP Wiyono Djati, Kapolres Balangan menegaskan bahwa gotong royong merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, Polres Balangan ingin menumbuhkan kesadaran sekaligus mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Kebersihan merupakan faktor penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem,” ujar Wiyono.
Ia menambahkan, Polres Balangan berkomitmen terus mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Menurutnya, langkah tersebut selaras dengan tugas Polri dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, sehat, sekaligus menjaga stabilitas sosial masyarakat.
Kegiatan gotong royong ini diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menanggulangi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Wrinter chan

