;head> https://schema.org Macan Kalsel Bergerak Usai Demo Sopir Truk, Aktivis dan Sopir Kini Jadi Mitra Pengawasan Solar Subsidi

test

Macan Kalsel Bergerak Usai Demo Sopir Truk, Aktivis dan Sopir Kini Jadi Mitra Pengawasan Solar Subsidi

Redaksi
Jumat, 15 Mei 2026

 

Gerak cepat  jatarnas macan Kalsel basmi premanisme SPBU yang meresahkan sopir truk

MEDIAWARTA.NET,Banjarbaru —Demonstrasi para sopir truk di depan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan pada 13 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi munculnya tekanan publik terkait kelangkaan solar subsidi dan dugaan praktik pungutan liar di sejumlah SPBU.


Aksi itu tidak berhenti di jalanan. Sehari setelah demo, 14 Mei 2026, Babeh Aldo bersama aktivis Kalimantan Selatan Aliansyah dan perwakilan sopir truk se-Kalimantan Selatan mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan untuk melakukan nota kesepakatan dan koordinasi bersama aparat kepolisian.



Dalam pertemuan tersebut, para aktivis dan sopir menyatakan siap menjadi mitra kepolisian dalam memberikan informasi terkait kondisi distribusi solar subsidi di lapangan, termasuk dugaan pungutan liar yang selama ini dikeluhkan para sopir angkutan.


Respons cepat kemudian datang dari jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan.


Di bawah kepemimpinan Direktur Reskrimum Kombes Pol Frido Situmorang , S.H., S.I.K., Tim Subdit Jatanras Resmob Macan Kalsel bergerak menindaklanjuti keresahan para sopir truk.


Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kompol Dedy Yodanto, S.H., S.I.K., M.A.P selaku Kasubdit Jatanras Tim Resmob Macan Kalsel melakukan pengamanan terhadap sejumlah terduga pelaku yang diduga melakukan pungutan liar di beberapa SPBU wilayah Kalimantan Selatan.


Gerak cepat Macan Kalsel itu menjadi sorotan para sopir dan aktivis yang sebelumnya menyuarakan keresahan mereka secara terbuka melalui aksi demonstrasi. Di tengah antrean panjang solar subsidi, para sopir mengaku berharap ada pengawasan nyata terhadap situasi di lapangan agar distribusi BBM subsidi berjalan lebih tertib dan tidak membebani sopir angkutan.


Bagi para sopir truk, langkah cepat aparat menjadi sinyal bahwa suara mereka mulai mendapat perhatian serius. Sementara bagi para aktivis, koordinasi yang dibangun bersama kepolisian dinilai menjadi pintu awal pengawasan bersama terhadap persoalan solar subsidi di Kalimantan Selatan.


Kini publik menanti keberlanjutan langkah tersebut. Sebab persoalan solar subsidi bukan hanya menyangkut antrean di SPBU, tetapi juga menyentuh denyut aktivitas distribusi barang yang setiap hari bergantung pada para sopir truk di jalanan Kalimantan Selatan.


Wrinter zein

Editor Cor 

Related Posts