![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET,TANAH LAUT — Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menegaskan larangan keras bagi seluruh personelnya terlibat narkoba, pinjaman online (pinjol), dan judi online (judol) dalam pengarahan di Mapolres Tanah Laut, Senin, 31 Agustus 2026. Ia meminta anggota menjaga disiplin, integritas, serta tanggung jawab sebagai aparat negara.
Ricky membuka arahannya dengan mengingatkan personel agar tidak kehilangan rasa syukur di tengah tuntutan pekerjaan. Menurut dia, pangkat, jabatan, keluarga, hingga harta bukan sekadar kepemilikan, melainkan amanah yang harus dijaga.
“Sejatinya tidak ada satu pun yang ada pada diri kita benar-benar milik kita. Pangkat, jabatan, keluarga maupun harta merupakan amanah yang harus kita syukuri dan jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Ricky.
Ia juga menekankan bahwa pekerjaan sebagai anggota Polri bukan hanya rutinitas untuk mencari nafkah. Tugas tersebut merupakan amanah sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Karena itu, setiap personel diminta bekerja dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Sikap tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Namun, pesan Ricky tak berhenti pada soal kedisiplinan. Ia memberi peringatan keras terkait tiga jerat yang dinilai dapat merusak personel sekaligus mencoreng institusi: narkoba, pinjol, dan judol.
“Jangan sampai ada personel yang terlibat narkoba, pinjol maupun judol. Apabila masih ditemukan, tentunya akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Dalam pengarahan itu, Ricky juga meminta jajaran mempersiapkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan digelar Polres Tanah Laut. Seluruh personel yang terlibat diminta memastikan kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan khidmat.
Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan, Ricky turut mengapresiasi personel yang selama ini bergerak melakukan patroli pencegahan karhutla. Ia meminta upaya tersebut tidak mengendur, terutama untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran.
Agenda lain yang menjadi perhatian ialah kedatangan Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Tim tersebut dijadwalkan melakukan kegiatan terkait pelayanan publik di Polres Tanah Laut.
Ricky meminta seluruh satuan fungsi mempersiapkan administrasi, sarana-prasarana, hingga kualitas pelayanan secara maksimal. Kedatangan tim KemenPAN-RB, kata dia, tidak semata-mata menjadi agenda penilaian, tetapi momentum untuk membongkar kekurangan dan memperbaiki pelayanan.
“Kita jadikan kedatangan Tim KemenPAN-RB ini sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki pelayanan kita. Harapannya, Polres Tanah Laut dapat semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Editor Cor


