![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET KALIMANTAN – Rencana pembangunan jalur kereta api di Pulau Kalimantan mendapat respons positif dari Pembina Forum Kerukunan Peduli Warga Kalimantan (DPP FKPWK), H. Junaidi. Menurutnya, proyek tersebut merupakan gagasan lama dalam konsep besar Trans Kalimantan yang diharapkan mampu menghubungkan antarwilayah di Kalimantan hingga terkoneksi dengan Malaysia dan Brunei Darussalam.
H. Junaidi menilai pembangunan rel kereta api di Kalimantan bukan sekadar proyek transportasi, melainkan langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan dan memperkuat konektivitas antar daerah.
Ia berharap pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan jaringan kereta api tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas, khususnya di wilayah Kalimantan yang selama ini masih bergantung pada transportasi darat dan sungai.
Menurutnya, pemerintah daerah di seluruh Kalimantan juga harus mulai mempersiapkan sumber daya manusia sejak dini. Salah satu langkah yang disarankan yakni memberikan beasiswa kepada putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan perkeretaapian, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kalau di Indonesia belum tersedia jurusan tertentu, pemerintah daerah bisa mengirim pelajar ke luar negeri seperti Belanda agar nantinya tenaga ahli perkeretaapian berasal dari putra-putri Kalimantan sendiri,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan jalur kereta api akan membawa banyak dampak positif bagi daerah. Selain mempercepat konektivitas antarwilayah, pembangunan stasiun dan jalur rel diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di sekitar kawasan lintasan kereta api.
Pengangkutan komoditas seperti batu bara, sawit, mineral hingga bahan pokok dinilai akan lebih efisien menggunakan kereta api. Bahkan, satu gerbong kereta disebut mampu mengangkut muatan setara puluhan truk sawit yang selama ini mendominasi jalan raya.
“Kalau kereta api terealisasi cepat, otomatis jumlah truk besar di jalan raya juga akan berkurang sehingga mengurangi kemacetan dan kerusakan jalan,” katanya.
Selain aspek ekonomi, moda transportasi kereta api juga dinilai lebih ramah lingkungan karena mampu menekan emisi karbon dan mengurangi beban jalan nasional. Di sisi lain, kehadiran jalur kereta api diyakini dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata dan membuka peluang bisnis transportasi yang lebih sehat dan kompetitif.
Menurut H. Junaidi, masyarakat nantinya memiliki lebih banyak pilihan moda transportasi, mulai dari kereta api, bus, travel hingga angkutan darat lainnya.
“Kalau rantai ekonomi bergerak, maka pertumbuhan ekonomi juga akan mengikuti,” tutupnya.

